Gagal Kualifikasi, Korea Utara Gelar Sendiri Kompetisi Olahraga Musim Dingin di Dalam Negeri

AKURAT.CO Korea Utara menggelar kompetisi olahraga musim dingin di dalam negeri. Sebelumnya, negara di bawah kekuasaan Kim Jong-un ini gagal lolos kualifikasi Olimpiade Musim Dingin tahun ini.
Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) melaporkan upacara pembukaan ajang tersebut digelar di arena hoki es yang berada di desa olahraga kawasan Gunung Paektu, Provinsi Ryanggang. Kompetisi mencakup cabang hoki es, seluncur indah, ski, serta dua cabang olahraga musim dingin lainnya.
Sekitar 50 pertandingan akan digelar dalam lima kategori olahraga tersebut. Dalam laporan KCNA, seorang pejabat yang berpidato pada seremoni pembukaan menyebut ajang ini sebagai “kesempatan penting untuk meningkatkan kemampuan olahraga musim dingin ke tingkat yang lebih tinggi”.
Desa olahraga di kawasan Gunung Paektu itu terletak di perbukitan dengan ketinggian sekitar 1.600 meter di atas permukaan laut. Fasilitas yang tersedia antara lain arena seluncur es, lintasan ski, serta akomodasi bagi atlet dan peserta.
Penyelenggaraan kompetisi lokal ini berlangsung setelah Korea Utara dipastikan tidak lolos ke satu pun nomor pertandingan pada Olimpiade Musim Dingin 2026 di Italia, yang dijadwalkan berlangsung hingga 22 Februari.
Terakhir kali Korea Utara tampil di Olimpiade Musim Dingin adalah pada PyeongChang 2018 di Korea Selatan, dengan mengirimkan 22 atlet untuk bertanding di lima cabang olahraga.
Negara itu juga absen dari Olimpiade Musim Panas Tokyo 2021 dengan alasan pandemi COVID-19. Dampaknya berlanjut ke Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, setelah Komite Olimpiade Internasional (IOC) menjatuhkan sanksi kepada komite Olimpiade Korea Utara karena keputusan sepihak tidak mengikuti Olimpiade Tokyo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 8Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik





