Mukjizat Nabi Isa, Saat Beliau Membangkitkan Orang Mati

AKURAT.CO, Kisah Nabi Isa dalam Islam memiliki banyak persamaan dengan kisah dalam agama Kristen, tetapi juga memiliki perbedaan signifikan. Dalam Islam, Nabi Isa dianggap sebagai salah satu nabi yang penting. Kisah Nabi Isa membangkitkan orang mati dalam Islam dapat ditemukan dalam beberapa hadis dan sumber-sumber Islam.
Dalam Islam, Nabi Isa diyakini melakukan beberapa mukjizat, termasuk membangkitkan orang mati. Salah satu kisah terkenal adalah ketika Nabi Isa membantu membangkitkan seorang lelaki mati kembali kepada hidup dengan izin Allah. Ini merupakan salah satu mukjizat yang diberikan padanya oleh Allah.
Namun, penting untuk diingat bahwa dalam Islam, pandangan tentang Nabi Isa berbeda dengan keyakinan Kristen. Dalam Islam, Nabi Isa dianggap sebagai manusia dan nabi Allah, bukan Allah atau anak Allah, seperti yang diajarkan dalam Kristen. Kisah Nabi Isa dan mukjizatnya adalah bagian dari warisan Islam yang kaya dan dihormati oleh umat Islam di seluruh dunia.
Baca Juga: Doa Nabi Isa AS Ketika Melihat Hewan Kesulitan Melahirkan
Kisah Nabi Isa dalam Islam juga mencakup peran pentingnya dalam menyampaikan pesan monotheisme (keyakinan kepada satu Allah) kepada umat manusia. Nabi Isa dianggap sebagai salah satu nabi yang memimpin umatnya ke jalan yang benar dan mengajarkan mereka untuk menyembah Allah Yang Maha Esa.
Selain membangkitkan orang mati, Nabi Isa juga dikisahkan melakukan mukjizat lainnya, seperti menyembuhkan orang sakit, memberi makan orang yang lapar, dan berbicara sebagai bayi ketika dia masih dalam buaian. Semua mukjizat ini dianggap sebagai bukti kekuasaan Allah dan kebenaran pesan yang dibawa oleh para nabi.
Kisah Nabi Isa dalam Islam juga mencakup pengkhianatan yang dialaminya. Dalam Islam, Nabi Isa tidak disalibkan, tetapi Allah mengangkatnya ke langit sebelum penyaliban terjadi. Dia akan kembali pada akhir zaman sebagai salah satu tanda kiamat.
Penting untuk diingat bahwa kisah Nabi Isa dalam Islam adalah bagian penting dari keyakinan umat Islam dan diperlakukan dengan penuh hormat. Meskipun ada persamaan dengan kisah dalam agama Kristen, interpretasi dan pandangan mengenai Nabi Isa dalam kedua agama tersebut berbeda secara mendasar.
Baca Juga: Kisah Nabi Isa saat Melepaskan Pencuri yang Bersumpah Atas Nama Allah
Kisah Nabi Isa dalam Islam juga mencakup pesan moral dan etika yang dia ajarkan kepada pengikutnya. Dia mengajarkan kasih sayang, belas kasihan, dan keadilan sebagai nilai-nilai yang harus dijunjung tinggi. Nabi Isa mengingatkan umatnya untuk hidup dalam kepatuhan kepada Allah dan menghindari dosa serta perilaku yang tidak bermoral.
Selama hidupnya, Nabi Isa juga berkonflik dengan beberapa pemimpin agama pada zamannya karena mengkritik praktik-praktik yang salah dan penyalahgunaan kekuasaan. Dia mengingatkan umatnya untuk mengutamakan hubungan mereka dengan Allah daripada formalitas agama.
Kisah Nabi Isa dalam Islam juga mencakup peristiwa akhir zaman. Dalam pandangan Islam, Nabi Isa akan kembali ke dunia sebelum Hari Kiamat. Kembalinya Nabi Isa akan menjadi tanda besar dari hari kiamat, dan dia akan membantu dalam mengakhiri kejahatan dan ketidakadilan di dunia.
Penting untuk diingat bahwa kisah Nabi Isa adalah salah satu dari banyak kisah nabi dan rasul dalam Islam yang mengajar umat manusia tentang kebenaran, moralitas, dan ketaatan kepada Allah. Kisah-kisah ini menjadi pedoman bagi umat Islam dalam menjalani kehidupan mereka dan mencari kebenaran spiritual.
Wallahu A'lam.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini






