Survei IPO: Dedi Mulyadi Bisa Ungguli Prabowo Jika Pilpres Digelar Hari Ini

AKURAT.CO Nama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menempati posisi teratas dalam simulasi pemilihan presiden (Pilpres) jika pemungutan suara digelar hari ini. Pria yang akrab dipanggil KDM ini memperoleh elektabilitas 32 persen, mengungguli Presiden Prabowo Subianto yang berada di posisi kedua dengan 18,4 persen.
Begitu yang dipaparkan dalam hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO), yang bertajuk Refleksi dan Evaluasi Publik: Dua Tahun Kabinet Merah Putih, dikutip Sabtu (24/10/2026).
"Prabowo Subianto berada pada posisi kedua tertinggi dengan memperoleh 14,5 persen, diikuti Anies Baswedan sebesar 11,3 persen. Sementara Dedi Mulyadi memuncaki tingkat keterpilihan sebesar 33.7 persen," tulis keterangan rilis hasil survei tersebut.
Baca Juga: Survei IPO: 67 Persen Publik Yakin Prabowo Mampu Atasi Masalah Mendesak
Temuan tersebut menunjukkan Dedi menjadi tokoh dengan tingkat keterpilihan tertinggi dalam daftar nama yang diuji. Sementara itu, mantan Gubernur Jakarta, Anies Baswedan, menempati posisi ketiga dengan elektabilitas 12,6 persen.
Di bawah ketiga tokoh tersebut, nama mantan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memperoleh elektabilitas 4,5 persen. Adapun Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, mencatat elektabilitas 3,1 persen.
Selanjutnya, Agus Harimurti Yudhoyono memperoleh 1,9 persen. Sementara itu, Pramono Anung dan Mahfud MD masing-masing meraih 1 persen.
Sejumlah tokoh lainnya memperoleh elektabilitas di bawah 1 persen. Mereka antara lain Erick Thohir dan Andi Amran Sulaiman yang masing-masing meraih 0,9 persen, serta Zulkifli Hasan dengan 0,8 persen.
Kemudian, Susi Pudjiastuti dan Khofifah Indar Parawansa masing-masing memperoleh 0,5 persen. Adapun Bahlil Lahadalia, Anwar Hafid, Muhammad Tito Karnavian, dan Basuki Tjahaja Purnama masing-masing meraih 0,2 persen.
Baca Juga: Gianni Infantino Terima Surat Dukungan dari Prabowo, Diserahkan Langsung Erick Thohir
Hasil simulasi tersebut juga mencatat masih adanya responden yang belum menentukan pilihan atau tidak memberikan jawaban, dengan persentase tercatat 2 persen. Dalam simulasi ini, selisih elektabilitas Dedi dengan Prabowo mencapai 13,6 poin persentase.
Sementara itu, elektabilitas Dedi juga terpaut 19,4 poin persentase dari Anies yang berada di posisi ketiga. Meski demikian, hasil tersebut merupakan gambaran pilihan responden dalam simulasi yang dilakukan, bukan hasil pemungutan suara sebenarnya.
Interpretasi lebih lanjut perlu mempertimbangkan metodologi survei, jumlah responden, periode pengumpulan data, serta margin of error yang digunakan lembaga survei.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 420 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 5Megawati Hangestri Dapat Julukan Baru dari Media Korea, Apa Artinya?
- 6Prediksi Skor Napoli vs Roma 24 Oktober 2026: Derby del Sole Diprediksi Sengit
- 7Real Madrid vs PSG: Jose Mourinho Senang dengan Wasit yang Pimpin Laga Malam Ini
- 830 Kata-Kata untuk Poster Hari Santri 2026 yang Singkat dan Penuh Makna
- 9KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil
- 10KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot







