Akurat Logo

Survei IPO: Amran Sulaiman Menteri Berkinerja Terbaik, Raja Juli Terburuk

Putri Dinda Permata Sari | 24 Oktober 2026, 14:42 WIB
Survei IPO: Amran Sulaiman Menteri Berkinerja Terbaik, Raja Juli Terburuk
Reshuffle Kabinet Merah Putih hari ini. - Youtube Sekretariat Presiden

AKURAT.CO Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menempati posisi teratas sebagai menteri yang dinilai memiliki kinerja paling baik oleh publik. Sebaliknya, Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, menjadi menteri yang paling banyak disebut memiliki kinerja paling buruk.

Dalam survei Indonesia Political Opinion (IPO), yang bertajuk Refleksi dan Evaluasi Publik: Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sabtu (24/10/2026), sebanyak 33 persen responden menilai Andi Amran sebagai menteri dengan kinerja terbaik. 

Posisi berikutnya ditempati Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, dengan penilaian 25,2 persen. Di urutan ketiga, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, memperoleh penilaian sebesar 24,5 persen. 

Baca Juga: Survei IPO: 67 Persen Publik Yakin Prabowo Mampu Atasi Masalah Mendesak

Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, berada di posisi berikutnya dengan 21,8 persen; disusul Menteri Kebudayaan Fadli Zon sebesar 20,5 persen.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Sugiono, memperoleh 16,1 persen; sedangkan Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, meraih 13,8 persen. Adapun Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mendapat 12 persen; dan Menteri Agama, Nasaruddin Umar, sebesar 10,3 persen.

Di sisi lain, penilaian negatif terhadap kinerja menteri menempatkan Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, di posisi teratas. Sebanyak 36,6 persen responden menilai kinerjanya sebagai menteri dengan kinerja paling buruk.

Baca Juga: Gianni Infantino Terima Surat Dukungan dari Prabowo, Diserahkan Langsung Erick Thohir

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, menempati urutan berikutnya dengan 21,8 persen. Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, memperoleh 9,4 persen; Menteri Koperasi, Ferry Joko Juliantono, sebesar 8,3 persen; dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Nusron Wahid, sebesar 6,5 persen.

Penilaian negatif juga diberikan kepada Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, sebesar 5,7 persen; Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, sebesar 5,3 persen; serta Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, sebesar 4,2 persen.

Adapun Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, memperoleh 3,9 persen dalam daftar menteri dengan kinerja paling buruk. Sebanyak 32,5 persen responden menjawab tidak tahu atau tidak menjawab pertanyaan tersebut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.