Akurat Logo

Survei IPO: 67 Persen Publik Yakin Prabowo Mampu Atasi Masalah Mendesak

Putri Dinda Permata Sari | 24 Oktober 2026, 13:34 WIB
Survei IPO: 67 Persen Publik Yakin Prabowo Mampu Atasi Masalah Mendesak
Presiden Prabowo Subianto. - Foto: Biro Pers Setpres

AKURAT.CO Temuan survei Indonesia Political Opinion (IPO) bertajuk Refleksi dan Evaluasi Publik: Dua Tahun Kabinet Merah Putih, sebanyak 67 persen responden menyatakan percaya Presiden Prabowo Subianto mampu menyelesaikan masalah-masalah prioritas. 

Temuan tersebut menunjukkan kepercayaan publik terhadap kemampuan Presiden Prabowo, masih menjadi modal politik bagi pemerintah dalam menjalankan agenda kebijakannya. Angka tersebut terdiri dari 55 persen responden yang menyatakan percaya dan 12 persen yang sangat percaya.

Sementara itu, sebanyak 22 persen responden menyatakan tidak percaya terhadap kemampuan Prabowo, sedangkan 8 persen lainnya menyatakan sangat tidak percaya. Adapun 3 persen responden memilih tidak tahu atau tidak menjawab.

Baca Juga: Gianni Infantino Terima Surat Dukungan dari Prabowo, Diserahkan Langsung Erick Thohir

Hasil tersebut memperlihatkan bahwa mayoritas responden masih menaruh harapan terhadap kepemimpinan Prabowo. Namun, kepercayaan tersebut juga beriringan dengan sejumlah persoalan yang dinilai masyarakat perlu segera ditangani pemerintah.

"Kondisi ini perlu menjadi perhatian pemerintah, terutama karena masyarakat menempatkan pengendalian harga bahan pokok, pemberantasan korupsi, penciptaan lapangan kerja, dan pengurangan kemiskinan sebagai agenda utama. Oleh karena itu, pemerintah perlu memperkuat implementasi kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat," tulis keterangan IPO, dikutip Sabtu (24/10/2026).

IPO mencatat, pengendalian harga bahan pokok menjadi persoalan paling mendesak menurut responden, dengan persentase mencapai 28 persen. Posisi berikutnya ditempati pemberantasan korupsi sebesar 19,5 persen.

Selain itu, pembukaan lapangan kerja dan pengurangan pengangguran menjadi perhatian 14,7 persen responden. Sementara itu, pengurangan tingkat kemiskinan dipilih oleh 10 persen responden.

Baca Juga: Soroti Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Rieke Diah Pitaloka Desak Percepatan Aturan Satu Data Indonesia

Persoalan lain yang turut disebut masyarakat meliputi penanganan keamanan, ketertiban, dan premanisme sebesar 2,9 persen. Kesejahteraan petani dan nelayan, pembangunan infrastruktur jalan, serta pendidikan gratis dan berkualitas masing-masing memperoleh 2,5 persen.

Komposisi jawaban tersebut menunjukkan bahwa harapan masyarakat terhadap pemerintah berkaitan erat dengan persoalan yang dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Stabilitas harga kebutuhan pokok, kesempatan kerja, dan pengurangan kemiskinan menjadi isu yang menonjol dalam penentuan prioritas publik.

Di sisi lain, tingginya perhatian terhadap pemberantasan korupsi menunjukkan pentingnya tata kelola pemerintahan dalam menjawab harapan masyarakat. Kepercayaan terhadap Presiden perlu berjalan seiring dengan pelaksanaan kebijakan yang efektif dan dapat dirasakan manfaatnya oleh publik.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.