Akurat Logo

Jawab Kritik Publik, Pemerintah Perlu Perbaiki Tata Kelola MBG dan Kopdes Merah Putih

Ayu Rachmaningtyas | 22 Oktober 2026, 23:46 WIB
Jawab Kritik Publik, Pemerintah Perlu Perbaiki Tata Kelola MBG dan Kopdes Merah Putih
Anggota Komisi II DPR, Ahmad Irawan, menyebut perbaikan tata kelola Program MBG dan Kopdes Merah Putih penting dilakukan. - Foto: Akurat.co

AKURAT.CO Pemerintah didorong untuk memperbaiki tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih.

Anggota Komisi II DPR, Ahmad Irawan, menjelaskan, perbaikan penting dilakukan untuk menjawab kritik publik, sekaligus memastikan program prioritas pemerintah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, parpol koalisi memiliki tanggung jawab bersama untuk menyukseskan pemerintahan. Sebab, sejumlah kebijakan transformatif pemerintah belum mendapat perhatian yang sepadan akibat lemahnya sosialisasi dan beredarnya informasi keliru.

"Tanggung jawab kami sama besarnya dengan Partai Gerindra dan partai-partai koalisi lainnya untuk menyukseskan pemerintahan ini," kata Ahmad dalam Dialektika Demokrasi bertema "Mengupas Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Kebijakan yang Berpihak pada Rakyat, Ekonomi Kuat, hingga Kemandirian Nasional", di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Menurutnya, Program MBG penting bagi pemenuhan gizi masyarakat. Namun, pengawasan anggaran dan pelaksanaannya harus diperkuat, sementara setiap penyimpangan perlu ditindak sesuai hukum.

Baca Juga: BGN Libatkan Kader Posyandu Pastikan Program MBG Tepat Sasaran

Anggaran program tersebut telah dirasionalisasi dari lebih Rp360 triliun menjadi sekitar Rp240 triliun. Angka yang perlu dikonfirmasi melalui dokumen anggaran resmi.

"Kita membutuhkan program seperti ini dan sebenarnya kita harus mengapresiasi presiden. Ini adalah bukti kepedulian kepada masyarakat," ujar Ahmad.

Di sisi lain, terkait kebijakan Koperasi Desa Merah Putih, Ahmad mendesak pemerintah mempercepat operasional agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

Menurut anggota Fraksi Partai Golkar itu, keberadaan koperasi berpotensi mendukung distribusi barang bersubsidi dan kebutuhan logistik desa.

"Kami ingin mendorong agar Koperasi Desa Merah Putih segera beroperasi. Supaya publik bisa melihat bahwa apa yang kita bangun selama ini memang memberikan manfaat," jelas Ahmad.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.