Akurat Logo

BEM PTNU se-Nusantara Salurkan 1 Juta Liter Air Bersih untuk Korban Karhutla dan Kekeringan Ekstrem

Siti Nur Azzura | 22 Oktober 2026, 23:14 WIB
BEM PTNU se-Nusantara Salurkan 1 Juta Liter Air Bersih untuk Korban Karhutla dan Kekeringan Ekstrem
BEM PTNU se-Nusantara Salurkan 1 Juta Liter Air Bersih untuk Korban Karhutla dan Kekeringan Ekstrem.

AKURAT.CO Dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional 2026, Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara menyalurkan 1 juta liter air bersih kepada masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga kekeringan ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia.

Aksi kemanusiaan tersebut menjangkau wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Jambi, Sumatera Selatan, Madura Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat hingga Sulawesi, Kamis (22/10/2026).

Selain menyalurkan air bersih, BEM PTNU Se-Nusantara turut membagikan masker kepada masyarakat guna membantu mengurangi paparan asap akibat karhutla. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian mahasiswa NU terhadap warga yang menghadapi keterbatasan air bersih maupun gangguan kualitas udara akibat kebakaran.

Baca Juga: Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya

Presidium Nasional BEM PTNU Se-Nusantara, Achmad Baha'ur Rifqi, menegaskan bahwa peringatan Hari Santri perlu diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

"Hari Santri Nasional tahun ini, tidak ada perayaan dan kegiatan seremonial. Kita turun ke lapangan, bantu masyarakat, bakti sosial dan sediakan 1 juta liter air bersih untuk daerah kekeringan ekstrem dan Karhutla. Momentum Hari Santri harus menjadi pengingat bahwa nilai-nilai kepesantrenan perlu hadir melalui kepedulian, pengabdian, dan tindakan konkret bagi warga yang sedang menghadapi musibah," kata Baha'.

Menurutnya, penyaluran air bersih menjadi salah satu langkah untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak karhutla. Di sejumlah wilayah, kebakaran dapat memperburuk kondisi lingkungan, mengganggu aktivitas warga, hingga meningkatkan kebutuhan perlindungan dari paparan asap.

"Pembagian masker menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat menghadapi dampak asap kebakaran. Kami berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga, terutama kelompok rentan yang membutuhkan perhatian lebih selama kondisi darurat," jelasnya.

Baca Juga: Ria Ricis Beberkan Pengalaman Mencekam Lihat Karhutla Langsung

Keterlibatan mahasiswa NU dalam aksi kemanusiaan merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang sejalan dengan nilai perjuangan santri. Mahasiswa perlu hadir di tengah persoalan sosial, merespons kebutuhan warga, dan membangun solidaritas lintas wilayah.

Melalui kegiatan tersebut, BEM PTNU Se-Nusantara berharap semangat Hari Santri Nasional semakin bermakna melalui gerakan kepedulian lingkungan dan kemanusiaan. Penyaluran air bersih dan masker diharapkan mampu membantu masyarakat terdampak karhutla sekaligus memperkuat peran mahasiswa NU dalam menjawab persoalan yang dihadapi rakyat.

"Kami komitmennya untuk terus mendorong gerakan mahasiswa yang berorientasi pada kemanfaatan publik, kepedulian sosial, dan pengabdian nyata bagi masyarakat Indonesia," imbuhnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.