Serap 27,4 Juta Tenaga Kerja, Ekonomi Kreatif Jadi Penggerak Utama Pembangunan Global

AKURAT.CO Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengatakan sektor ekonomi kreatif Indonesia menjadi salah satu penggerak utama pembangunan global, bukan sekadar sektor pelengkap. Sektor ini menyerap 27,4 juta tenaga kerja, dan menyumbang sekitar 7 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional.
"Ekonomi kreatif bukan lagi sekadar sektor pendukung atau pelengkap dalam agenda pembangunan global. Ekonomi kreatif telah menjadi salah satu penggerak utamanya," kata Teuku Riefky dalam Pertemuan Tingkat Menteri Konferensi Dunia Ekonomi Kreatif atau World Conference on Creative Economy (WCCE) ke-5 di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Kamis (22/10/2026).
Nilai ekspor produk kreatif global pada 2024 mencapai rekor USD 1,7 triliun. Sementara itu, industri budaya dan kreatif berkontribusi 3,1 persen terhadap PDB dunia serta menyerap 6,2 persen tenaga kerja global.
Baca Juga: WCCE 2026 Momentum Indonesia Dorong Ekonomi Kreatif Masuk Agenda Pembangunan Global
Dia menilai, besarnya kontribusi tersebut menunjukkan peran strategis ekonomi kreatif dalam menciptakan lapangan kerja, mengembangkan usaha, dan memperkuat kohesi sosial.
Di balik pertumbuhan sektor ini, terdapat para pencipta, musisi, pelaku kreatif, dan pengembang muda yang mengubah gagasan serta keyakinan mereka menjadi sumber penghidupan.
Dia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pencipta, pelaku usaha, akademisi, komunitas, dan media untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif.
Potensi kolaborasi itu juga terlihat dalam pertemuan Friends of Creative Economy (FCE) 2026 yang berlangsung pada Rabu malam, 21 Oktober 2026. Melalui konsultasi publik dan berbagai kegiatan terkait, para pemangku kepentingan membahas peluang pengembangan ekonomi kreatif.
Kehadiran ratusan pelaku ekonomi kreatif di Jakarta sebagai tanda meningkatnya perhatian terhadap sektor tersebut. Berbagai gagasan dan kolaborasi turut membentuk visi Jakarta dalam pengembangan ekonomi kreatif.
Baca Juga: Ekonomi Kreatif Jadi Strategi Penguatan Kelas Menengah
"Mari kita wujudkan aspirasi bersama menjadi tindakan nyata agar kreativitas terus membuka berbagai peluang bagi kita semua," ujarnya.
Pertemuan tingkat menteri WCCE ke-5 menjadi bagian dari upaya Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif untuk memperkuat kolaborasi dan diplomasi ekonomi kreatif Indonesia di tingkat internasional.
Setelah menyampaikan pidato pembukaan, Teuku Riefky mengundang para peserta untuk meninjau dan memberikan masukan terhadap program kerja serta agenda pertemuan. Dia kemudian meminta persetujuan peserta atas agenda yang dibahas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 4Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 5Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 8Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 9Prabowo Luncurkan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan, Ekonomi Keluarga Jadi Fondasi Kekuatan Bangsa
- 10Prabowo: Kesejahteraan Jangan Hanya Jadi Slogan, Penghasilan Rakyat Harus Meningkat Nyata








