Akurat Logo

Gugat Pemerintah, Mahasiswa dan Masyarakat Tutup Jalan Sekitar Tugu Tani

Okto Rizki Alpino | 20 Oktober 2026, 16:33 WIB
Gugat Pemerintah, Mahasiswa dan Masyarakat Tutup Jalan Sekitar Tugu Tani
Mahasiswa dan elemen masyarakat turun ke jalan di Kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026). - Foto: Akurat.co/Okto Rizki Alpino

AKURAT.CO Mahasiswa yang tergabung dalam BEM Universitas Indonesia (UI) bersama Komite Sadar (Selamatkan Daulat Rakyat) menutup jalur Tugu Tani menuju Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026).

Mereka menyuarakan lima tuntutan kepada pemerintah, mulai dari penetapan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana nasional hingga pembenahan sistem pendidikan.

Wakil Ketua BEM UI, Fathimah Azzahra, mengatakan, mahasiswa bersama sejumlah elemen masyarakat mendesak pemerintah menetapkan karhutla sebagai bencana nasional dan memulihkan ekosistem yang terdampak.

"Pertama, adalah untuk menetapkan karhutla sebagai bencana nasional dan untuk memulihkan ekosistem di sana," kata Fathimah.

Selain penanganan karhutla, massa aksi menuntut pembenahan tata kelola kebijakan ekonomi untuk memberantas ketimpangan sosial. Juga mendesak pemerintah menghentikan penyempitan ruang sipil dan militerisasi.

Baca Juga: Ada Demo Mahasiswa Hari Ini, Transjakarta Sesuaikan Rute Sejumlah Layanan

Dua tuntutan lainnya ialah pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta penurunan biaya pendidikan dan perwujudan sistem pendidikan yang berpihak kepada rakyat.

Aksi tersebut digelar BEM UI bersama Komite Sadar dan kelompok masyarakat lainnya untuk menyampaikan tuntutan kepada pemerintah.

Penutupan jalur Tugu Tani arah Monas berlangsung di tengah demonstrasi mahasiswa di Jakarta pada peringatan dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.