Menko PM Minta Kawasan Industri Turut Andil Atasi Kemiskinan dan Perluas Pemberdayaan Masyarakat

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, mendorong kawasan industri di Indonesia untuk memperkuat kolaborasi dalam menanggulangi kemiskinan dan memperluas pemberdayaan masyarakat.
Kawasan industri diharapkan tidak hanya menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka lebih banyak kesempatan kerja dan usaha bagi masyarakat di sekitarnya.
"Sebagai Menko Pemberdayaan Masyarakat, dengan model pendekatan baru penanggulangan kemiskinan melalui pemberdayaan, kita ingin kawasan-kawasan industri berkolaborasi, bergotong royong, dan memiliki standar yang baik dalam melaksanakan model-model pemberdayaan," kata Muhaimin usai rapat bersama Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza dan perwakilan 23 kawasan industri di Kantor Kemenko PM, Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Baca Juga: Pramono Klaim Angka Kemiskinan Jakarta Pertama Kali di Bawah Empat Persen
Pertemuan tersebut membahas langkah bersama untuk mengoptimalkan peran dunia industri dalam mendukung agenda pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, kawasan industri memiliki potensi besar untuk memperluas manfaat pertumbuhan ekonomi kepada masyarakat di sekitarnya.
Pengalaman perusahaan dalam membina lingkungan dan menjalankan program sosial dapat dikembangkan menjadi program pemberdayaan yang lebih terarah, produktif, dan berkelanjutan. Langkah awal yang didorong adalah memetakan kantong-kantong kemiskinan di sekitar kawasan industri, menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Melalui pemetaan tersebut, intervensi dapat dirancang berdasarkan kondisi masyarakat dan kebutuhan di masing-masing wilayah, dengan memanfaatkan potensi serta sumber daya yang dimiliki kawasan industri.
"Radius tertentu dari kawasan industri itu bisa kita ketahui melalui DTSEN. Ada kantong-kantong kemiskinan yang bisa kita intervensi melalui kolaborasi di sekitar kawasan industri," jelasnya.
Baca Juga: Putus Rantai Kemiskinan, Kementerian PPPA Dorong Peningkatan Akses Pendidikan untuk Perempuan
Setelah kelompok sasaran dan kebutuhannya teridentifikasi, kawasan industri dapat mengambil peran melalui berbagai program yang membuka akses masyarakat terhadap pekerjaan dan peluang usaha. Salah satunya dengan melatih masyarakat miskin agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Muhaimin juga mendorong pengembangan program padat karya produktif serta kolaborasi antara industri dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan berusaha, memperkuat rantai pasok industri, dan menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat.
Di sisi lain, pengalaman sejumlah kawasan industri dalam menyelenggarakan pelatihan, peningkatan kapasitas, serta pembinaan pendidikan vokasi dapat menjadi model yang direplikasi di berbagai wilayah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








