Indonesia Kerahkan 60 Ribu Personel Tangani Karhutla, Menlu Tata Akui Cuaca Jadi Tantangan

AKURAT.CO Sekitar 60 ribu personel telah dikerahkan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi.
Pemerintah juga mengerahkan sejumlah aset, termasuk helikopter dan pesawat, untuk mendukung pemadaman serta rekayasa cuaca.
Menurut Menteri Luar Negeri, Arrmanatha Christiawan Nasir atau Tata, penanganan karhutla menjadi perhatian serius Presiden Prabowo Subianto.
Berbagai langkah telah dilakukan pemerintah untuk mengendalikan kebakaran dan mengurangi dampak kabut asap di wilayah terdampak.
"Pertama, yang perlu kami tegaskan adalah, ini sesuatu yang sangat serius menjadi perhatian bapak presiden langsung. Dan seperti yang kita ketahui bersama, instruksi dan arahan sudah sangat tegas dari bapak presiden," jelasnya , usai rapat dengan Komisi I DPR, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Baca Juga: Dilantik Jadi KSAD, Tandyo Budi Siap Percepat Kopdes hingga Perkuat Penanganan Karhutla
Menurut Tata, pengerahan personel dan aset menunjukkan upaya pemerintah untuk mempercepat penanganan karhutla. Namun, kondisi cuaca masih menjadi kendala dalam pelaksanaan pemadaman di lapangan.
"Kedua, bahwa langkah-langkah Indonesia yang telah dilakukan selama ini sangat kuat. Ini menunjukkan komitmen kita untuk segera menyelesaikan masalah ini," ujarnya.
"Seperti yang kita ketahui bersama bahwa jumlah personel yang diturunkan itu untuk enam provinsi sudah sangat banyak, sekitar 60 ribu personel. Dan juga berbagai aset, seperti helikopter, pesawat, itu jumlahnya juga cukup besar. Untuk melakukan water bombing, untuk melakukan rekayasa cuaca," sambungnya menjelaskan.
Tata menambahkan, dampak kabut asap terhadap masyarakat di sejumlah wilayah turut menjadi perhatian Presiden Prabowo.
Karena itu, pemerintah terus mengupayakan penanganan kebakaran, melalui pengerahan personel dan pemanfaatan berbagai peralatan pendukung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









