Akurat Logo

Panggil Bahlil ke Istana, Prabowo Terima Laporan Penguatan Tata Kelola Migas dan Peningkatan Layanan Energi

Moehamad Dheny Permana | 14 Oktober 2026, 20:11 WIB
Panggil Bahlil ke Istana, Prabowo Terima Laporan Penguatan Tata Kelola Migas dan Peningkatan Layanan Energi
Presiden Prabowo Subianto memanggil Menko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (14/10/2026). - Foto: Biro Pers Setpres

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, untuk menerima laporan sejumlah perkembangan strategis sektor energi dalam pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (14/10/2026).

Pembahasan mencakup perkembangan Rancangan Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi (RUU Migas), evaluasi gangguan kelistrikan di sejumlah daerah, serta kondisi pasokan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) nasional.

"Saya melaporkan beberapa perkembangan terkait dengan tadi saya mewakili bapak presiden di acara membuka Trade Expo yang ke-41 di Tangerang. Yang kedua, saya melaporkan perkembangan pembahasan RUU Migas kepada bapak presiden," ujar Bahlil, dalam keterangan kepada awak media usai pertemuan.

Terkait gangguan listrik atau blackout yang terjadi di sejumlah wilayah, Bahlil menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan kelistrikan. Menurutnya, pembenahan harus dilakukan secara lebih intensif pada tingkat implementasi yang menjadi tanggung jawab PT PLN (Persero).

"Saya juga tadi menyampaikan karena diskusi tentang bagaimana cara agar beberapa daerah tentang listrik harus kita lakukan, apa namanya perbaikan yang lebih intensif lagi, agar bisa kita memberikan pelayanan yang terbaik untuk rakyat," ujarnya.

Baca Juga: Prabowo Jadikan Karhutla Prioritas Utama, Minta Kebutuhan Pemadaman Segera Dilaporkan

Bahlil mengungkapkan bahwa gangguan kelistrikan di wilayah Batam dipicu sejumlah persoalan teknis. Berdasarkan laporan awal yang diterimanya, gangguan tersebut antara lain berkaitan dengan jaringan listrik yang terdampak petir serta kendala teknis lainnya.

Terkait pemulihan layanan dan kemungkinan kompensasi bagi pelanggan, Menko Bahlil akan terlebih dahulu berkoordinasi dengan PLN.

"Saya nanti akan bicarakan terlebih dahulu dengan teman-teman dari PLN, karena PLN yang paling tahu secara teknis implementasi di lapangan," katanya.

Selain persoalan kelistrikan, Bahlil turut menanggapi kendala distribusi BBM di Bali. Ia menyampaikan bahwa Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, telah berada di Bali untuk menangani persoalan tersebut.

Ia juga akan menggelar rapat guna memperoleh laporan terkini mengenai kondisi distribusi di lapangan.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.