Akurat Logo

Prabowo Dukung Mesir Amankan Hak Air di Sungai Nil: Indonesia Prihatin Atas Upaya Pelanggaran Hukum Internasional

Moehamad Dheny Permana | 11 Oktober 2026, 17:41 WIB
Prabowo Dukung Mesir Amankan Hak Air di Sungai Nil: Indonesia Prihatin Atas Upaya Pelanggaran Hukum Internasional
Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden Mesir, Abdel Fattah El-Sisi, di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (11/10/2026). - Foto: Biro Pers Setpres

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto menegaskan dukungan Indonesia terhadap upaya Mesir mengamankan hak atas air Sungai Nil.

Ia menekankan pentingnya penghormatan terhadap hukum internasional, serta jaminan kepastian akses terhadap sumber air bagi setiap bangsa.

Pernyataan itu disampaikan Presiden Prabowo dalam konferensi pers bersama Presiden Mesir, Abdel Fattah El-Sisi, di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (11/10/2026).

"Saya juga ingin tegaskan di sini khusus tentang hak air, khusus tentang Sungai Nil. Kami sangat prihatin apabila ada pemikiran-pemikiran untuk melanggar hukum internasional, untuk mengurangi hak bangsa untuk mendapat kepastian sumber air," jelas Presiden Prabowo.

Ia menambahkan bahwa persoalan sumber daya air perlu disikapi dengan mengedepankan kepentingan bersama. Termasuk menghormati hak setiap negara untuk memperoleh kepastian akses terhadap sumber air yang dibutuhkan masyarakatnya.

Baca Juga: Prabowo dan El-Sisi Tingkatkan Kerja Sama Pendidikan, Mesir Beri Tambahan Beasiswa untuk Mahasiswa Indonesia

Pada kesempatan yang sama, Presiden Prabowo menyampaikan komitmen Indonesia untuk mendukung langkah Mesir menjaga hak atas airnya.

"Kami, dalam hal ini, berharap semua pihak untuk meningkatkan kepentingan bersama untuk kawasan tersebut dan kami akan mendukung upaya-upaya Mesir untuk mengamankan hak-hak airnya," ujarnya.

Sementara, Presiden Abdel Fattah El-Sisi menekankan pentingnya Sungai Nil bagi kehidupan masyarakat Mesir.

Ia menyebut Sungai Nil sebagai urat nadi kehidupan, menegaskan hak Mesir atas sumber daya air, serta menolak segala hal yang dapat membahayakan keamanan air negaranya.

"Saya juga ingin (menegaskan) terkait dengan Sungai Nil sebagai urat nadi kehidupan masyarakat Mesir dan saya menegaskan sekuat tenaga bahwa Mesir memiliki haknya yang terkait dengan air tersebut dan menolak semua yang akan membahayakan dan keamanan airnya," jelasnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.