Akurat Logo

BPKH Siap Salurkan Nilai Manfaat Rp8,83 Triliun untuk Haji 2027

Moehamad Dheny Permana | 8 Oktober 2026, 11:57 WIB
BPKH Siap Salurkan Nilai Manfaat Rp8,83 Triliun untuk Haji 2027
Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah.

AKURAT.CO Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memastikan kesiapan menyalurkan Nilai Manfaat sebesar Rp8,83 triliun untuk mendukung penyelenggaraan ibadah haji 1448 Hijriah/2027 Masehi.

Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah, mengatakan, alokasi tersebut siap dicairkan sesuai kesepakatan DPR RI dan Pemerintah mengenai Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2027.

“BPKH siap mendukung penuh dan menyalurkan alokasi Nilai Manfaat sebesar Rp8,83 triliun. Kami memastikan alokasi ini siap dicairkan tepat waktu untuk mendukung operasional penyelenggaraan ibadah haji 1448 Hijriah/2027 Masehi,” ujar Fadlul.

BPIH 1448 Hijriah/2027 Masehi ditetapkan rata-rata sebesar Rp98.466.351 per jemaah.

Dari jumlah tersebut, Rp54.648.825 atau 55,50 persen menjadi biaya yang dibayarkan langsung oleh jemaah melalui Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih).

Sementara itu, Rp43.817.526 atau 44,50 persen bersumber dari Nilai Manfaat hasil pengelolaan keuangan haji.

Kesepakatan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad saat membacakan kesimpulan rapat Panitia Kerja (Panja) Komisi VIII DPR RI dan Pemerintah di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (7/10/2026).

“Panja Komisi VIII DPR RI dan Pemerintah mengenai BPIH sepakat bahwa BPIH 1448 Hijriah atau 2027 Masehi ditetapkan sebesar rata-rata Rp98.466.351 per jemaah,” ujar Dasco.

Dasco menjelaskan, komponen BPIH rata-rata per jemaah terdiri atas biaya dalam negeri sebesar Rp5.643.945, biaya operasional di Arab Saudi Rp54.317.360, serta biaya penerbangan Rp38.505.046.

Adapun Bipih rata-rata sebesar Rp54.648.825 per jemaah atau 55,50 persen dari total BPIH. Biaya tersebut digunakan untuk penerbangan, sebagian biaya layanan full board syarikah, dan biaya hidup atau living cost.

Komponen Bipih terdiri atas setoran awal jemaah sebesar Rp25 juta, Nilai Manfaat Virtual Account jemaah Rp3,4 juta, subsidi pemerintah Rp3,2 juta, serta setoran pelunasan Rp23.048.825.

Sementara itu, alokasi yang bersumber dari Nilai Manfaat mencapai rata-rata Rp43.817.526 per jemaah atau 44,50 persen dari total BPIH.

Untuk mendukung penyelenggaraan ibadah haji 2027, total Nilai Manfaat yang dialokasikan mencapai Rp8.832.956.049.415,94 atau sekitar Rp8,83 triliun.

Baca Juga: Prabowo Bertolak ke Halmahera, Luncurkan Hilirisasi Rp180 Triliun

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.