Kekayaan Negara Rp13,2 Triliun Diselamatkan, Prabowo: Bisa untuk Naikkan Gaji Guru dan Bantu Orang-orang Lapar

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kekayaan negara yang diselamatkan melalui penertiban kawasan hutan dan pertambangan ilegal harus dikembalikan untuk kepentingan rakyat.
Menurutnya, uang tersebut dapat digunakan untuk membangun rumah, memperbaiki sekolah dan puskesmas, membenahi irigasi, meningkatkan kesejahteraan aparatur negara, hingga memperkuat penanganan kebakaran hutan.
Hal itu disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri penyerahan denda administratif dan penyelamatan uang negara senilai Rp13.241.335.681.910,13, serta penguasaan kembali kawasan hutan 259.230,73 hektare dari Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) di Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (6/10/2026).
"Kita akan punya dana untuk menaikkan gaji guru, gaji semua pegawai negeri, gaji hakim, gaji jaksa, gaji polisi. Kita akan punya uang untuk membantu orang-orang yang lapar. Kita punya uang untuk bangun rumah, kita punya uang untuk memperbaiki irigasi-irigasi, kita punya uang untuk menghadapi kebakaran-kebakaran hutan," jelasnya.
Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa kawasan hutan dan tambang yang berhasil diselamatkan merupakan aset penting bagi generasi mendatang. Ia menyebut kekayaan tersebut sebagai tabungan bangsa.
Baca Juga: Berhasil Kembalikan Kekayaan Negara, Prabowo Bakal Naikkan Pangkat Tim Satgas PKH Berprestasi
"Terima kasih Satgas PKH untuk ke sekian kali saya sampaikan. Teruskan pekerjaan saudara, teruskan apa yang saudara kerjakan. Ingat, apa yang kau lakukan menyelamatkan anak dan cucu kita. Jutaan hektar yang kau selamatkan, tambang-tambang ilegal yang kau tutup dan kau kuasai untuk negara, itu adalah tabungan bangsa. Saudara menambah tabungan bangsa untuk masa depan anak-anak kita dan cucu-cucu kita," jelasnya.
Presiden Prabowo menekankan pentingnya pencegahan dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan. Menurutnya, upaya tersebut membutuhkan dukungan anggaran yang kuat.
"Jangan tunggu hutan terbakar, kita kerja sekarang untuk mencegah. Itu butuh uang semua," katanya.
Ia mengingatkan bahwa upaya menyelamatkan kekayaan negara masih membutuhkan kerja panjang. Kendati demikian, Presiden Prabowo menilai hasil yang dicapai Satgas PKH menunjukkan kemajuan nyata. Dalam delapan kali penyerahan selama sekitar dua tahun, nilai uang yang telah diselamatkan dan dikembalikan kepada negara mencapai kurang lebih Rp52 triliun.
Jutaan Hektare Hutan Diselamatkan
Selain penyelamatan uang negara, Presiden Prabowo menyoroti keberhasilan Satgas PKH menguasai kembali lebih dari 6,2 juta hektare kawasan hutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 2Link Live Score Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026, Cek Skor dan Susunan Pemain Sekarang!
- 3Link Live Streaming Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Nonton di Sini!
- 4Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 5Kalender Jawa 5 Oktober 2026: Watak Weton Senin Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Link Live Streaming Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Berapa dan Tayang di Mana?
- 7Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 8Prediksi Skor Wales vs Denmark 5 Oktober 2026: Duel Ketat di Cardiff
- 9Kekayaan Negara Rp13,2 Triliun Diselamatkan, Prabowo: Bisa untuk Naikkan Gaji Guru dan Bantu Orang-orang Lapar
- 10Gibran Ogah Mundur, Denny Indrayana Dorong Pemakzulan







