Akurat Logo

Bantu Tangani Karhutla, Menhan Anugerahkan Satyalancana Dharma Samudera untuk Personel JMSDF

Ayu Rachmaningtyas | 1 Oktober 2026, 15:06 WIB
Bantu Tangani Karhutla, Menhan Anugerahkan Satyalancana Dharma Samudera untuk Personel JMSDF
Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, menganugerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Dharma Samudera kepada personel JMSDF, di atas kapal JMSDF JS Kunisak.

AKURAT.CO Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, menganugerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Dharma Samudera kepada personel Japan Maritime Self-Defense Force (JMSDF), yang telah memberikan dharma bakti dalam mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Indonesia.

Pemberian Satyalancana Dharma Samudera merupakan bentuk penghargaan resmi dari Pemerintah Indonesia, atas kontribusi luar biasa personel JMSDF dalam mendukung upaya kemanusiaan penanggulangan bencana karhutla. Sebanyak 361 personel Japan Disaster Relief (JDR) tercatat menerima penghargaan tersebut, di mana 92 personel hadir secara langsung sebagai perwakilan dalam pelaksanaan upacara.

Dalam pelaksanaannya, penyematan tanda kehormatan secara simbolis diberikan kepada tiga perwakilan utama pimpinan JDR, yaitu Commander, Deployed Task Force Col. Nakahara Shunji; Commander, Maritime Deployed Task Force Col. (Navy Captain) Noma Toshihide; serta Commander, Aviation Unit Lt. Col. Wakatsuki Shinichi.

Baca Juga: Pemerintah Perketat Penegakan Hukum Karhutla, Korporasi hingga Pemegang HGU Dibidik

Menurutnya, kehadiran bantuan dan pengerahan unsur JMSDF ini merupakan wujud konkret dari implementasi hubungan bilateral serta Kerja Sama Pertahanan (Defense Cooperation Agreement/DCA) antara Indonesia dan Jepang, baik yang sedang berjalan maupun di masa depan.

"Kerja sama pertahanan tidak hanya diwujudkan melalui dialog atau latihan militer semata, tetapi juga diterjemahkan secara nyata ke dalam aksi kemanusiaan di saat masyarakat menghadapi krisis, berlandaskan pada prinsip mutual respect dan mutual benefit," kata Sjafrie, dikutip Kamis (1/10/2026).

Dalam pelaksanaan operasionalnya di lapangan, seluruh dukungan alutsista helikopter CH-47 yang dikirimkan oleh pihak Jepang diintegrasikan secara cermat dan berada di bawah kendali Satuan Tugas (Satgas) TNI, untuk membantu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Kendati demikian, kemampuan nasional Indonesia tetap dikerahkan secara penuh, integrasi dukungan internasional ini memastikan agar penanganan titik api dan perlindungan terhadap masyarakat dapat berjalan semakin cepat, terkoordinasi, serta efektif.

Baca Juga: Kementerian PU Tangani Kekeringan di 3.288 Wilayah, Fokus di Area Persawahan hingga Lokasi Karhutla

Kehadiran Menhan RI di atas kapal JS Kunisaki sekaligus menjadi momentum untuk menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya, atas respons cepat dan soliditas yang ditunjukkan tentara Jepang.

"Penganugerahan ini mencerminkan eratnya hubungan kerja sama bilateral, di mana solidaritas internasional menjadi etika berbangsa yang saling menguatkan dalam menghadapi tantangan kebencanaan," tegasnya.

Sebelumnya, penganugerahan tanda kehormatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (30/9/2026) di atas kapal JMSDF JS Kunisaki yang bersandar di Pelabuhan Internasional Kijing, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Upacara ini turut dihadiri oleh Duta Besar Jepang untuk Republik Indonesia Ueno Atsushi beserta delegasi dari kedua negara.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.