Akurat Logo

3 Fakta A.H. Nasution, Lolos dari Penculikan G30S hingga Jadi Jenderal Besar

Dani Zahra | 30 September 2026, 14:09 WIB
3 Fakta A.H. Nasution, Lolos dari Penculikan G30S hingga Jadi Jenderal Besar
A.H. Nasution selamat dari penculikan G30S PKI. - Pinterest

AKURAT.CO AH Nasution dikenal sebagai jenderal yang berhasil selamat dari upaya penculikan dalam peristiwa G30S PKI pada 1 Oktober 1965.

Namun, perjalanan hidupnya jauh lebih panjang daripada kisahnya saat menjadi sasaran penculikan.

Baca Juga: Link Nonton Film G30S PKI Online, Lengkap dengan Sejarah Penayangannya

Mulai dari pernah menjadi guru hingga mendapat pangkat Jenderal Besar TNI, ada sejumlah fakta tentang AH Nasution yang menarik untuk diketahui.

1. Pernah Menjadi Guru Sebelum Masuk Militer

AH Nasution lahir di Huta Pungut, Tapanuli Selatan, pada 3 Desember 1918. Setelah menyelesaikan pendidikan, ia sempat bekerja sebagai guru di Bengkulu dan Palembang.

Karier tersebut kemudian berubah setelah Nasution tertarik dengan dunia militer. Pada 1940, ia mengikuti pendidikan Corps Opleiding Reserve Officieren (CORO) KNIL di Bandung.

Dari sinilah perjalanan Nasution sebagai seorang perwira mulai berkembang.

2. Menjadi Sasaran Penculikan pada 1 Oktober 1965

Nasution menjadi salah satu petinggi Angkatan Darat yang menjadi sasaran dalam peristiwa G30S. Pasukan datang ke kediamannya di Jalan Teuku Umar, Jakarta, pada dini hari 1 Oktober 1965.

Nasution berhasil meloloskan diri dari rumah tersebut. Namun, peristiwa itu tetap membawa duka besar bagi keluarganya.

Putrinya, Ade Irma Suryani Nasution, menjadi korban. Ajudannya, Lettu Pierre Tendean, juga menjadi korban dalam rangkaian peristiwa tersebut.

3. Mendapat Pangkat Jenderal Besar TNI

Perjalanan Nasution di dunia militer terus berlanjut setelah peristiwa 1965. Namanya tetap tercatat sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah militer Indonesia.

Pada 1997, pemerintah memberikan pangkat kehormatan Jenderal Besar TNI kepada AH Nasution.

Nasution meninggal dunia di Jakarta pada 6 September 2000. Hingga kini, namanya masih kerap dibahas ketika masyarakat kembali mengingat peristiwa G30S setiap akhir September.

Baca Juga: Hari Kesaktian Pancasila: Sejarah, Makna, dan Bedanya dengan Hari Lahir Pancasila

A.H. Nasution dan Catatan Sejarah G30S

Kisah AH Nasution menjadi salah satu bagian dari rangkaian peristiwa 1965. Ia merupakan tokoh yang berada langsung di tengah peristiwa karena menjadi sasaran penculikan sekaligus berhasil menyelamatkan diri.

Untuk memahami G30S secara lebih luas, kisah Nasution dapat dilengkapi dengan arsip, kesaksian, dokumen, dan penelitian sejarah dari berbagai sumber.

Dengan begitu, pembahasan tidak hanya berfokus pada satu tokoh atau satu versi cerita.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Dani Zahra
Reporter
Dani Zahra
Dani Zahra