Layanan SPPG Bisa Diberi Penilaian, BGN Siapkan Aplikasi Rating MBG

AKURAT.CO Badan Gizi Nasional (BGN) mempersiapkan aplikasi rating Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebagai bagian penguatan pengawasan dan evaluasi kualitas layanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Nantinya, kepala sekolah dan guru dapat memberikan penilaian secara langsung terhadap layanan SPPG, atau dapur MBG, yang melayani satuan pendidikan masing-masing.
Juru Bicara BGN, Tysa Novenny, mengatakan, aplikasi ini dirancang untuk membuka ruang umpan balik yang lebih sistematis dari sekolah sebagai pihak yang berinteraksi langsung dengan pelaksanaan MBG.
Penilaian dapat mencakup sejumlah aspek layanan, antara lain ketepatan waktu distribusi serta kelayakan dan kualitas menu yang diterima peserta didik.
Menurutnya, keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan yang responsif. Sekolah tidak hanya menjadi penerima layanan, tetapi juga memiliki ruang untuk menyampaikan penilaian berdasarkan kondisi yang mereka temui secara langsung di lapangan.
Baca Juga: Puluhan Anak TK Keracunan MBG, SPPG Batang Bawang Disuspend dan Kepala SPPG Dicopot
"Melalui aplikasi rating MBG, kami ingin memastikan suara dari sekolah dapat tersampaikan secara langsung dan menjadi bagian dari proses evaluasi layanan. Kepala sekolah dan guru nantinya dapat memberikan penilaian sekaligus mencantumkan catatan apabila terdapat layanan yang belum sesuai. Masukan tersebut menjadi bahan bagi BGN untuk melihat bagian mana yang perlu segera diperbaiki,' jelas Tysa, dalam keterangannya, Jumat (25/9/2029)
Nantinya pihak sekolah dapat memberikan penilaian menggunakan skala bintang 1 hingga 5, disertai catatan mengenai aspek layanan yang dinilai.
Mekanisme ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih terukur mengenai kualitas layanan SPPG sekaligus membantu BGN mengidentifikasi persoalan yang membutuhkan tindak lanjut.
Selain melalui aplikasi rating, sekolah yang menemukan layanan yang belum sesuai juga dapat menggunakan jalur pelaporan dan pemantauan yang telah disediakan.
"Apabila persoalan belum mendapatkan perbaikan, sekolah dapat menyampaikan laporan melalui kanal tersebut dengan memberikan tembusan kepada BGN sehingga informasi dapat diterima dan ditindaklanjuti secara lebih cepat," ujar Tysa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK








