Duduk Bareng Akademisi Cari Solusi Tangani Karhutla, Prabowo: Saya Paling Hormat Sama Pakar

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, menekankan pentingnya pendekatan ilmiah dalam memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan, khususnya di kawasan gambut. Untuk itu, dia mengundang sejumlah akademisi dari berbagai lembaga riset dan perguruan tinggi untuk menangani masalah ini.
Terdapat sejumlah aspek yang perlu menjadi perhatian dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan gambut, mulai dari langkah pencegahan hingga kemungkinan pemanfaatan gambut secara produktif.
"Sebagai ahli tolong saya diberi tahu apa langkah terbaik untuk kita cegah kebakaran di kawasan hutan, pertama, kedua kawasan hutan yang ada gambutnya, dua hal. Dan ketiga yang saya minta saran dari saudara-saudara, apakah gambut ini bisa kita manfaatkan ke arah produktif?" kata Prabowo, dikutip akun Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (25/9/2026).
Baca Juga: Prabowo Bentuk Badan Gambut dan Mangrove Perkuat Pencegahan Karhutla dari Hulu
Dia menegaskan, keterlibatan para pakar merupakan bagian penting dalam membahas persoalan yang dihadapi pemerintah. Dia menyampaikan penghargaannya terhadap peran para ahli, dalam memberikan masukan berdasarkan bidang keilmuan dan pengalaman masing-masing.
"Saya paling hormat sama pakar, enggak bisa apapun saya, kenapa saya berhasil sebagai perwira karena saya selalu cari pakar," ujarnya.
Kepala Negara juga menekankan pentingnya langkah antisipasi agar kebakaran hutan dan lahan yang terjadi pada tahun-tahun mendatang dapat ditangani sejak dini dan tidak berkembang menjadi lebih parah. Menurutnya, langkah pencegahan perlu dipersiapkan sebelum kebakaran terjadi.
"Jadi sekarang saya sudah perintahkan ya, sudahlah kita antisipasi," ucap Presiden.
Dalam penanganan kebakaran, keberadaan petugas di lapangan tetap menjadi unsur penting. Hal tersebut disampaikan berdasarkan laporan yang diterima Presiden mengenai efektivitas berbagai sarana yang digunakan dalam penanganan kebakaran.
Baca Juga: Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
"Jadi ternyata tadi saya dapat laporan kemarin dengan segala macam helikopter tetap yang paling efektif adalah petugas di darat," tuturnya.
Prabowo menekankan perlunya kesiapan mitigasi fisik sebelum kebakaran terjadi. Kesiapan pemadam kebakaran serta pembangunan sarana seperti embung dan penyediaan pompa perlu dilakukan sebagai bagian dari langkah antisipasi.
"Jadi bagaimana saya minta masukan dari saudara-saudara what we have to do ya soal mitigasi fisik kita lakukan ya. Pemadam kebakaran harus siap, jauh sebelum kebakaran bikin embung-embung, belum ada kebakaran bikin pompa-pompa-pompa siapkan semua itu," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK








