Akurat Logo

Gibran Dorong Percepatan Perbaikan Akses dan Layanan Publik Terdampak Banjir di Solok

Ayu Rachmaningtyas | 25 September 2026, 16:33 WIB
Gibran Dorong Percepatan Perbaikan Akses dan Layanan Publik Terdampak Banjir di Solok
Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, meninjau sejumlah infrastruktur dan fasilitas publik yang terdampak banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

AKURAT.CO Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, meninjau sejumlah infrastruktur dan fasilitas publik yang terdampak banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, untuk melihat langsung dampak bencana sekaligus memastikan langkah pemulihan dan perbaikan dapat segera dilakukan.

Dia meminta pemulihan akses utama dan infrastruktur terdampak dilakukan secara cepat, dengan tetap mengedepankan serta memastikan mobilitas dan keselamayan masyarakat tetap terjaga.

"Prioritas sekarang, akses utama harus segera pulih. Kita pastikan jalur yang digunakan masyarakat aman, sehingga mobilitas warga, distribusi bantuan, dan pelayanan pemerintahan bisa kembali berjalan. Keselamatam masyarakat harus menjadi prioritas," kata Gibran, Jumat (25/9/2026).

Baca Juga: Solok Diterjang Banjir Bandang, Puan Kembali Ingatkan Soal Mitigasi Bencana

Saat meninjau Jembatan Arosuka yang menjadi akses penghubung Kota Padang dan Kabupaten Solok, dia pun menginstrusikan agar kebutuhan sarana dan prasarana jembatan, termasuk ruas jalan di sekitarnya yang terdampak banjir, segera ditangani.

"Akses utama jalan dan jembatan harus dipulihkan secepat mungkin. Utamakan juga aspek keselamatan warga yang melintas," kata dia.

Dari infrastruktur penghubung antardaerah, perhatian Gibran kemudian berlanjut pada fasilitas penyelenggaraan pemerintahan. Saat mengunjungi Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Solok yang juga terdampak, Gibran meminta dilakukan pendataan menyeluruh terhadap fasilitas yang mengalami kerusakan.

Sebelumnya, banjir bandang pada Senin malam (21/09/2026), telah merusak sedikitnya 12 bangunan perkantoran di wilayah Kabupaten Solok. Pendataan penting dilakukan guna menentukan bentuk penanganan berdasarkan tingkat kerusakan, serta memaksimalkan agar pelayanan tetap berjalan.

Baca Juga: Bupati Solok Selatan Lapor Ke Presiden Prabowo: PLTP Muara Laboh Sumbang PAD Rp30 Miliar per Tahun

"Untuk fasilitas penyelenggaraan pemerintahan yang terdampak, segera didata, mana yang membutuhkan penanganan darurat, mana yang membutuhkan perbaikan permanen. (Hal) yang paling penting, pelayanan kepada masyarakat jangan sampai berhenti,” jelas Gibran.

Menurutnya, pemulihan pascabencana tidak berhenti setelah air surut. Material lumpur, pasir, batu, kayu, hingga longsoran perlu segera dibersihkan agar akses masyarakat dapat kembali terbuka.

Selain itu, pemulihan jalan dan jembatan, kawasan permukiman, lahan pertanian, masjid, fasilitas umum, serta kantor pemerintahan perlu dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi. Langkah tersebut diperlukan agar aktivitas masyarakat, distribusi bantuan, dan pelayanan publik dapat kembali berjalan normal.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.