Akurat Logo

Perkuat Komunikasi Lembaga, GKR Hemas Dorong Staf DPD Peka Isu dan Bijak Gunakan AI

Ayu Rachmaningtyas | 24 September 2026, 22:18 WIB
Perkuat Komunikasi Lembaga, GKR Hemas Dorong Staf DPD Peka Isu dan Bijak Gunakan AI
Anggota DPD, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas, mengingatkan tantangan komunikasi di era digital saat ini. - Foto: Akurat.co/Ayu Rachmaningtyas

AKURAT.CO Kemampuan para staf Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dalam mengomunikasikan kerja lembaga kepada masyarakat perlu terus ditingkatkan.

Demikian ditekankan Wakil Ketua Bidang Otonomi Daerah, Politik, dan Hukum DPD, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas, saat menghadiri Pelatihan Konten Media Digital Staf DPD RI, di Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Menurutnya, pelatihan pembuatan konten digital tidak hanya berorientasi pada kemampuan teknis, seperti mengambil gambar dan mengedit video.

"Saya melihat pelatihan ini bukan sekadar pelatihan bagaimana mengambil gambar, membuat video, menulis caption, atau membuat konten yang menarik di media sosial. Lebih dari itu, kegiatan ini harus kita lihat sebagai bagian dari upaya kita untuk memperkuat kemampuan DPD RI dalam berkomunikasi dengan masyarakat," jelas GKR Hemas.

Ia mengatakan, kerja DPD tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan, rapat, menerima aspirasi, maupun menyusun rekomendasi.

Baca Juga: Bahas Munas ICMI, Ketua DPD Soroti Regulasi AI dan Masa Depan Demokrasi

Tidak kalah penting ialah memastikan masyarakat mengetahui dan memahami kerja-kerja yang dilakukan DPD.

DPD memiliki karakter berbeda karena membawa representasi daerah. Anggota DPD dipilih langsung oleh masyarakat dari masing-masing provinsi, sehingga memiliki banyak cerita, persoalan, aspirasi, dan perjuangan yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

"Tetapi pekerjaan yang baik tidak akan cukup apabila tidak dikomunikasikan dengan baik. Sebaliknya, komunikasi yang baik juga tidak boleh berdiri sendiri tanpa substansi yang kuat," ujar GKR Hemas.

Ia mengingatkan para staf DPD agar tidak hanya menguasai pembuatan konten, namun juga memahami substansi yang sedang diperjuangkan. Dalam hal ini, tidak hanya pandai membuat konten, namun juga cukup memahami apa yang sedang diperjuangkan.

Menurut GKR Hemas, kreativitas dalam membuat konten harus berjalan bersama substansi dan kehati-hatian.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.