Cegah Karhutla Berulang, Prabowo Bentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional

AKURAT.CO Pemerintah mengambil langkah strategis guna memutus rantai kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap terjadi di berbagai wilayah Indonesia.
Presiden Prabowo Subianto memutuskan untuk mendirikan lembaga baru Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional atau disingkat BPGMN.
Kehadiran badan ini diproyeksikan menjadi garda terdepan dalam menjaga ekosistem penting di Tanah Air.
Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, mengatakan, lembaga baru ini sebagai respons atas evaluasi penanganan bencana lingkungan hidup.
"Arahannya adalah bapak presiden sudah mengambil keputusan akan mendirikan satu badan yang disebut sebagai Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional. Jadi, namanya Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional atau BPGMN," ujarnya, usai ratas bersama Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (24/9/2026).
Baca Juga: Prabowo Gelar Ratas, Panggil Sejumlah Ahli Susun Strategi Cegah Karhutla Berulang Tiap Tahun
Tujuan utama dari pembentukan BPGMN adalah memaksimalkan upaya pencegahan karhutla secara terstruktur.
Pemerintah menyadari bahwa menjaga kelestarian lingkungan sejak dini jauh lebih efisien dalam menekan kerugian materiil maupun korban jiwa.
"Tujuannya adalah melakukan pencegahan, ya, karena semua sadar bahwa pencegahan adalah jauh lebih penting, lebih efektif, dan lebih efisien ketimbang tindakan-tindakan yang bersifat reaktif reaksioner," ujar Raja Juli.
Berbeda dengan Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) sebelumnya yang berada di bawah kementerian terkait, BPGMN nantinya memiliki posisi struktural lebih kuat.
Lembaga ini akan bertanggung jawab langsung di bawah kepemimpinan Presiden RI.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 5Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 6Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 7Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 8Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 9Cegah Karhutla Berulang, Prabowo Bentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional
- 10Hilman Latief Ungkap Gus Yaqut Sampaikan Arahan Jokowi soal Kuota Haji 50-50







