Paket Tertukar hingga Akun Dinonaktifkan, Kenali Modus Penipuan yang Marak di E-commerce

AKURAT.CO Penipuan yang mengatasnamakan perusahaan resmi masih menjadi salah satu modus penipuan yang perlu diwaspadai masyarakat. Penipu dapat menyamar sebagai perwakilan dari berbagai perusahaan resmi yang sudah dikenal, mulai dari e-commerce hingga jasa pengiriman.
Dengan mengaku sebagai pihak resmi, penipu berusaha membangun kepercayaan korban sebelum kemudian menjalankan aksi penipuannya yang dapat berujung pada pencurian data maupun kerugian finansial bagi sang korban.
Berdasarkan data Indonesia Anti Scam Center (IASC), ada sebanyak 668.441 laporan kasus penipuan dari masyarakat yang masuk ke IASC. Total angka laporan tersebut dihimpun IASC sejak diluncurkan atau beroperasi pertama kali, pada 22 November 2024 hingga 31 Agustus 2026.
Baca Juga: Tak Cukup Bisa Menabung, Generasi Muda Kini Harus Bisa Kenali Penipuan Keuangan
Data tersebut menunjukkan bahwa penipuan bukan lagi persoalan sepele. Shopee telah merangkum tiga modus penipuan yang sering digunakan oleh para penipu. Berikut hal-hal yang perlu pengguna perhatikan, agar tidak mudah terjebak penipuan:
1. Modus Akun Dinonaktifkan
Salah satu modus yang perlu diwaspadai adalah pesan yang menginformasikan bahwa akun Shopee pengguna akan dinonaktifkan. Penipu menghubungi pengguna melalui chat atau telepon dan mengaku sebagai pihak Customer Service Shopee.
Mereka kemudian menyampaikan bahwa terdapat masalah atau aktivitas mencurigakan pada akun dan meminta korban melakukan tindakan tertentu agar akun tidak dinonaktifkan. Modus ini biasanya dibuat seolah-olah mendesak agar korban panik dan mengikuti instruksi yang diberikan tanpa melakukan pengecekan terlebih dahulu.
Jika menerima pesan seperti ini, jangan langsung panik maupun mengikuti instruksi yang diberikan, seperti klik link tertentu. Pengguna dapat terlebih dahulu mengecek kondisi akun secara langsung melalui aplikasi resmi.
Pastikan juga untuk tidak pernah memberikan password, PIN, maupun kode OTP kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku sebagai Customer Service Shopee. Jika masih merasa ragu, lakukan verifikasi melalui kanal resmi Shopee sebelum mengambil tindakan lebih lanjut.
2. Modus Paket Tertukar
Modus lainnya adalah penipuan dengan menginformasikan bahwa paket pengguna tertukar atau terdapat masalah dalam proses pengiriman. Dalam modus ini, oknum penipu mengaku sebagai kurir atau pihak jasa pengiriman, kemudian menyampaikan bahwa terdapat kesalahan pada paket yang sedang dikirim.
Selanjutnya, korban dapat diarahkan untuk mengikuti instruksi tertentu, seperti mengklik tautan, atau melakukan tindakan tertentu untuk menyelesaikan masalah pengiriman tersebut.
Untuk menghindari modus ini, pengguna sebaiknya tidak langsung mempercayai informasi yang disampaikan oleh pihak yang menghubungi. Cek status pesanan dan informasi pengiriman secara langsung melalui aplikasi Shopee.
Jangan sembarangan mengklik tautan yang dikirimkan oleh nomor tidak dikenal dan jangan pernah memberikan detail atau screenshot pesananmu. Kurir atau jasa kirim asli dapat mengecek detail pesananmu di Shopee langsung di aplikasi mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 5Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 6Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 7Cuaca Hari Ini 19 September 2026: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
- 8Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 9Utang BLBI Warisan 98 Lunas, Menkeu: Presiden Prabowo Sambut Baik Penyelesaian Ini
- 10OTT Lagi, KPK Amankan Bupati Bolaang Mongondow Utara Bersama 13 Orang Lainnya








