Makin Meluas hingga Ancam Keselamatan Masyarakat, Karhutla Harus Ditetapkan Jadi Bencana Nasional

AKURAT.CO Pemerintah khususnya Kementerian Kehutanan diminta menangani secara serius dan maksimal kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia.
Karhutla juga dinilai sudah bisa dipertimbangkan untuk ditetapkan sebagai bencana nasional, karena terjadi di sejumlah wilayah di Sumatera, Kalimantan, Jawa, dan wilayah lainnya. Sehingga penanganannya membutuhkan langkah yang jauh lebih serius, terkoordinasi, dan berskala nasional.
Anggota Komisi IV DPR, Daniel Johan, mengatakan karhutla yang terjadi tidak lagi dapat dipandang semata sebagai persoalan lingkungan, tetapi telah berkembang menjadi persoalan kemanusiaan karena mengancam kesehatan, keselamatan, dan kehidupan sosial-ekonomi masyarakat.
Baca Juga: KLH Segel 21 Perusahaan Terkait Karhutla, 30 Persen Lakukan Pelanggaran Berulang
"Persoalannya sudah sangat serius dan negara harus hadir secara maksimal. Karhutla harus ditetapkan sebagai bencana nasional," ujar Daniel dalam keterangannya, Rabu (2/9/2026).
Dia menilai, pemerintah tidak boleh membiarkan masyarakat terus hidup dalam kepungan asap. Paparan asap karhutla dapat mengganggu pernapasan, dan membuat masyarakat kesulitan menjalankan aktivitas sehari-hari.
Kondisi tersebut menjadi semakin memprihatinkan ketika masyarakat, termasuk kelompok rentan seperti bayi dan anak-anak, harus menghirup udara yang tercemar dalam waktu berkepanjangan.
Daniel mengatakan, bencana karhutla harus menjadi peringatan keras bagi pemerintah untuk meningkatkan seluruh upaya penanganan. Masyarakat tidak boleh dibiarkan menanggung sendiri dampak bencana yang terjadi dalam waktu berkepanjangan.
"Kita tidak boleh membiarkan masyarakat terus hidup dalam kondisi seperti ini. Segala kemampuan pemerintah harus dikerahkan untuk memadamkan api dan memastikan tidak ada lagi korban," tegasnya.
Baca Juga: Ancaman Karhutla Bisa Memuncak pada 2027, Segerakan Mitigasi Sejak Dini
Selain persoalan kesehatan, Daniel menyoroti dampak karhutla terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Menurutnya, kepungan asap membuat masyarakat kesulitan beraktivitas secara normal.
"Mobilitas terganggu, kegiatan usaha ikut terdampak, dan masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas di luar rumah berpotensi kehilangan pendapatan," tutur dia.
Karena itu, Daniel meminta pemerintah melihat penanganan karhutla secara menyeluruh. Dia mendorong tim gabungan terus melakukan berbagai upaya penanganan, mulai dari pemadaman darat, water bombing, patroli udara, ground check, hingga kegiatan pencegahan dan pengendalian di wilayah prioritas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 4Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo








