MPR: Arsip Jadi Rekam Jejak Perjalanan Indonesia Membangun Negara

AKURAT.CO Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menilai arsip sejarah memiliki peran penting dalam memahami perjalanan Indonesia sejak memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.
Menurut Muzani, arsip tidak sekadar berupa dokumen lama yang disimpan, tetapi menjadi rekam jejak bagaimana bangsa Indonesia membangun negara, demokrasi, hingga sistem ketatanegaraan di tengah berbagai keterbatasan setelah kemerdekaan.
Hal itu disampaikan Muzani saat membuka Pameran Arsip Sejarah Konstitusi di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (31/8/2026).
Muzani mengatakan Indonesia menghadapi pekerjaan besar sehari setelah proklamasi. Kemerdekaan yang telah dideklarasikan harus segera diikuti dengan pembangunan berbagai perangkat negara.
“Setelah merdeka, kita membutuhkan banyak hal. Kita membutuhkan tentara, angkatan bersenjata, kepolisian, mata uang, bank sentral, sistem pendidikan, sampai lembaga-lembaga demokrasi dan perwakilan,” ujar Muzani.
Sehari setelah proklamasi, tepatnya 18 Agustus 1945, Undang-Undang Dasar ditetapkan sebagai landasan negara.
Pada hari yang sama, Soekarno dan Mohammad Hatta ditetapkan sebagai Presiden dan Wakil Presiden pertama Republik Indonesia.
Dalam proses membangun negara yang baru berdiri, pemerintah juga membentuk sejumlah lembaga penting. Salah satunya Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) pada 29 Agustus 1945.
Muzani menyebut, KNIP memiliki posisi penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia karena menjadi wadah pembahasan berbagai persoalan kebangsaan sekaligus bagian dari sejarah awal perkembangan sistem perwakilan.
“Di dalam KNIP berbagai persoalan kebangsaan dan kebutuhan negara yang baru merdeka dibicarakan. Dari situlah perjalanan demokrasi dan sistem perwakilan kita terus berkembang,” katanya.
Baca Juga: Rekomendasi NU soal Dana Pendidikan Tak Dipakai untuk MBG Bukan Serangan ke Prabowo
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK










