Belajar dari Gempa NTT, Pemerintah Diminta Siapkan Lembaga Khusus Penanganan Bencana

AKURAT.CO Pemerintah didorong membentuk lembaga ad hoc untuk memperkuat penanganan bencana, terutama dalam aspek koordinasi, penganggaran, dan komunikasi publik.
Pengamat kebijakan publik, Rian Nugroho, menyampaikan usulan tersebut saat menjadi narasumber dalam diskusi Dialektika Demokrasi bertema "Gempa NTT: Antara Risiko Geologi, Kebijakan, dan Nasib Warga" di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Menurut Rian, lembaga tersebut tidak perlu bersifat permanen.
Pemerintah dapat membentuknya melalui keputusan presiden (Keppres) dengan masa kerja tertentu dan memperpanjangnya sesuai kebutuhan.
"Kita perlu mempunyai kelembagaan kebencanaan. Tetapi kelembagaan itu tidak harus dalam bentuk kelembagaan yang menetap," ujarnya.
Rian juga mengusulkan pemerintah menyiapkan anggaran cadangan bencana berdasarkan data kejadian selama 10 tahun terakhir.
Dana tersebut, kata dia, harus memiliki dasar hukum yang jelas dan hanya dapat digunakan ketika terjadi bencana.
"Anggaran kebencanaan itu dirata-ratakan per tahun selama 10 tahun terakhir dan dialokasikan. Dana itu tidak boleh digunakan kecuali benar-benar untuk bencana," katanya.
Baca Juga: NTT Masih Gempa Susulan, Kementerian PU Fokus Perbaikan Jembatan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini










