Megawati Kirim Doa untuk Korban Gempa NTT

AKURAT.CO Presiden ke-5 RI yang juga Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, mengajak masyarakat mendoakan korban gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Hal itu disampaikannya saat prosesi mengheningkan cipta dalam Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Sekolah Partai Lenteng Agung, Jakarta, Senin (17/8/2026).
"Marilah kita mengucapkan doa bersama, terutama untuk daerah Nusa Tenggara Timur, terutama Flores. Kita doakan supaya mereka yang telah mengalami musibah untuk menguatkan dirinya," ujar Megawati.
Megawati juga mendoakan keluarga korban yang ditinggalkan, agar diberi kekuatan menghadapi musibah tersebut.
"Dan bagi keluarga yang telah ditinggalkan oleh mereka-mereka yang merupakan terkena musibah gempa, kita doakan untuk mendapatkan tempat selayaknya di sisi Allah," katanya.
Baca Juga: Masih Lihat Situasi, Prabowo Belum Dipastikan Kunjungi Langsung Korban Gempa NTT
Megawati mengucapkan rasa dukacita yang mendalam untuk para warga Flores.
"Seluruh rakyat Indonesia yang saya cintai dan banggakan, saya secara khusus tadi kita telah berdoa bagi warga Flores, NTT dan berduka cita yang sedalam-dalamnya atas korban yang terjadi akibat gempa bumi yang sangat luar biasa," jelasnya.
Gempa bumi Magnitudo 7,7 yang mengguncang NTT mengakibatkan sedikitnya 53 orang meninggal dunia dan 135 lainnya mengalami luka-luka.
Deputi Bidang Pencegahan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan korban meninggal dunia tersebar di enam kabupaten.
Korban terbanyak berada di Kabupaten Manggarai sebanyak 25 orang dan Manggarai Timur 20 orang.
Baca Juga: Mendagri Pastikan Percepatan Pemulihan Pascagempa di NTT
"Total kami mencatat 53 jiwa meninggal dunia," katanya, dalam konferensi pers, Minggu (16/8/2026).
Rinciannya, satu orang meninggal dunia di Manggarai Barat, 20 orang di Manggarai Timur, 25 orang di Manggarai, satu orang di Nagekeo, empat orang di Sikka, dan dua orang di Ende.
Di tengah proses pencarian dan penanganan korban, keluarga harus menerima kehilangan akibat bencana tersebut. Pemerintah menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.
"Atas nama pemerintah tentu saja kita mendoakan yang terbaik untuk para korban dan simpati yang mendalam pada keluarga yang ditinggalkan," ujar Abdul.
Selain korban tewas, ratusan orang mengalami luka-luka dan kini mendapat perawatan di fasilitas kesehatan setempat.
Baca Juga: Gerindra Kirim Bantuan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Kader Dirikan Dapur Umum
BNPB menyebut data korban luka-luka masih dalam proses pemutakhiran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 4Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 5Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 6Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 7Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat









