Mendagri Minta Pemda Dukung Penuh Program MBG demi Pengentasan Stunting dan Kemiskinan

AKURAT.CO Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, memperkuat kerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mengoptimalkan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah.
Dia mengatakan, penurunan angka stunting, kemiskinan termasuk kemiskinan ekstrem, serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dapat direalisasikan melalui dukungan terhadap Program MBG.
"Nah ini dengan adanya Program MBG, tiga-tiganya ini terbantu, kepala daerah-kepala daerah akan sangat terbantu. Ada program makan bergizi yang gratis tanpa APBD, didukung APBN," kata Tito, dalam Rapat Koordinasi Khusus antara Kemendagri, BGN, dan seluruh pemerintah daerah (Pemda), Kamis (13/8/2026).
Baca Juga: Guru Bisa Langsung Sampaikan Masalah MBG kepada BGN Lewat Kanal Khusus
Dia pun mengajak kepala daerah untuk memanfaatkan program MBG dalam mengatasi tantangan di lingkungan masyarakat. Bila berhasil diimplementasikan dengan baik di daerah, kepala daerah juga akan memperoleh dampak positif.
Selain itu, pelaksanaan program yang optimal dinilai bakal membuka lapangan kerja serta meningkatkan produksi di sektor pangan. Program MBG akan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah melalui implementasi yang optimal, program itu bakal menggerakkan rantai pasok bagi produsen, petani, nelayan, hingga peternak.
Bahkan, program tersebut juga diyakini bakal membantu pengendalian inflasi di daerah melalui intervensi BGN dalam menyerap pasokan pangan di daerah.
"Nah jadi di daerah-daerah tertentu beliau (Kepala BGN) bisa memberikan instruksi. Beli ikan, SPPG misalnya gitu. Beli telur, ketika harga telurnya turun. Nah, jadi memang banyak sekali manfaatnya rekan-rekan pemerintah daerah, ya. Kita harus dukung," jelasnya.
Baca Juga: MBG 3B Sasar 9,6 Juta Bumil, Busui dan Balita
Dia menjelaskan, pelibatan Pemda dalam Program MBG telah tercantum dalam Peraturan Presiden (Perpres) No115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis.
Untuk memperkuat kolaborasi ini, Kementerian Dalam Negeri melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri, Teguh Setyabudi, dan Sekretaris Utama BGN, Lili Khamiliyah.
"Dengan adanya kerja sama Dukcapil, ya kami sangat harapkan nanti ini akan memberikan kontribusi juga kepada program MBG BGN. Tidak hanya kuantitatif, jumlah anak atau ibu yang menjadi penerima manfaat, tapi langsung bisa secara kualitatif, yaitu siapa penerimanya. Itu bisa ketahuan," tambahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









