Seskab Teddy dan Haji Isam Bahas Hilirisasi hingga Logistik, demi Ikilm Investasi Kondusif

AKURAT.CO Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menerima kedatangan pengusaha nasional, Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam, di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas mengenai perkembangan investasi di berbagai sektor seperti pertambangan, hilirisasi, agribisnis, energi, dan logistik sebagai bagian dari upaya memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca Juga: Hilirisasi Bauksit Jadi Pijakan Pengembangan Mineral Strategis Indonesia
"Haji Isam merupakan pelaku usaha yang memiliki pengalaman di berbagai sektor tersebut," tulis keterangan dalam akun Instagram @sekretariat.kabinet, Senin (10/8/2026).
Melalui unggahan tersebut, Seskab Teddy menegaskan bahwa Pemerintah terus mendorong terciptanya iklim investasi yang sehat dan kondusif.
Tak hanya itu, pemerintah juga terus memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha untuk mempercepat hilirisasi, meningkatkan nilai tambah di dalam negeri, dan membuka lebih banyak lapangan kerja.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








