Tingkat Pengangguran Terbuka Turun per Mei 2026, Serapan Tenaga Kerja Naik 522 Ribu Orang

AKURAT.CO Pasar kerja Indonesia kembali menunjukkan tren positif pada Mei 2026.
Bertambahnya jumlah penduduk yang bekerja turut mendorong penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT). Menandakan daya serap tenaga kerja yang terus membaik.
Berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah angkatan kerja pada Mei 2026 mencapai 155,41 juta orang, atau bertambah 497 ribu orang dibandingkan Februari 2026.
Sementara itu, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) tercatat sebesar 70,57 persen, naik tipis 0,01 persen poin.
Pada periode yang sama, jumlah penduduk yang bekerja mencapai 148,19 juta orang atau meningkat 522 ribu orang dibandingkan Februari 2026. Kenaikan tersebut terjadi pada berbagai kategori pekerjaan.
Baca Juga: Penyerapan Tenaga Kerja Naik, Pengangguran Turun pada Februari 2026
"Jika dirinci, penduduk yang bekerja terdiri atas pekerja penuh sebanyak 98,98 juta orang atau bertambah 391.000 orang," kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, M. Edy Mahmud, di Kantor BPS, Jakarta, Rabu (5/8/2026).
Ia menjelaskan, untuk pekerja paruh waktu sebanyak 38,42 juta orang, atau meningkat sebanyak 72.000 orang. Serta untuk pekerja setengah pengangguran sebanyak 10,79 juta orang atau bertambah sebanyak 59.000 orang.
BPS mencatat sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan masih menjadi lapangan usaha dengan jumlah tenaga kerja terbesar. Sebanyak 42,60 juta orang bekerja di sektor tersebut atau setara dengan 28,75 persen dari total penduduk bekerja.
Dari sisi status pekerjaan, jumlah pekerja formal juga mengalami peningkatan. Pada Mei 2026, penduduk yang bekerja di sektor formal mencapai 60,31 juta orang atau sekitar 40,70 persen dari total pekerja, meningkat 0,12 persen poin dibandingkan Februari 2026.
Selain itu, jumlah pekerja komuter juga menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan. Pada Mei 2026, terdapat 7,74 juta pekerja komuter atau bertambah sekitar 554 ribu orang dibandingkan tiga bulan sebelumnya.
Baca Juga: Ekonomi Makin Solid, Jumlah Pekerja Formal Naik dan Tingkat Pengangguran Terbuka Turun
Meningkatnya jumlah penduduk yang bekerja tersebut berdampak pada membaiknya kondisi pasar tenaga kerja secara keseluruhan.
BPS mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Mei 2026 berada di angka 4,65 persen, turun 0,03 persen poin dibandingkan Februari 2026.
"Penurunan tingkat pengangguran terbuka juga konsisten terjadi di wilayah perkotaan dan perdesaan," demikian Edy.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat







