DPR Ingatkan WNI yang Ingin Kerja di Jepang: Jangan Tergiur Jalur Ilegal

AKURAT.CO Anggota Komisi IX DPR RI, Arzeti Bilbina, mengingatkan masyarakat yang ingin bekerja di Jepang agar hanya menggunakan jalur resmi dan sesuai prosedur.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah calon pekerja migran menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) maupun penipuan berkedok penyaluran kerja.
Arzeti menegaskan perlindungan terhadap pekerja migran Indonesia harus menjadi prioritas agar mereka dapat bekerja dengan aman, nyaman, serta memberikan manfaat bagi keluarga dan bangsa.
"Saya terus mendukung perlindungan bagi pekerja migran Indonesia agar bisa bekerja dengan aman, nyaman, dan membawa pulang kebanggaan untuk keluarga serta Indonesia," kata Arzeti dalam keterangannya, Senin (3/8/2026).
Menurutnya, peluang kerja di Jepang saat ini terbuka lebar bagi tenaga kerja Indonesia.
Namun, tingginya minat masyarakat jangan sampai dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
"Kesempatan kerja di Jepang memang terbuka lebar. Tapi ingat, pilih jalur yang legal dan resmi. Jangan sampai semangat mencari rezeki justru dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab," ujarnya.
Arzeti juga mengajak masyarakat untuk aktif menyebarkan informasi mengenai prosedur penempatan pekerja migran yang aman dan sesuai aturan.
Edukasi tersebut dinilai penting agar semakin banyak calon pekerja migran terhindar dari praktik perdagangan orang maupun berbagai modus penipuan.
Ia menambahkan, sosialisasi penggunaan jalur resmi diharapkan dapat menekan jumlah pekerja migran nonprosedural sekaligus memastikan hak-hak pekerja Indonesia di luar negeri terlindungi secara optimal.
Baca Juga: Michelle Wibowo Mangkir dari Panggilan Polisi, Natalia Rusli: Proses Hukum Tetap Berjalan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 5Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat










