Gibran Tak di Samping Prabowo Saat Sidang Kabinet, Qodari: Posisi Duduk Hanya Soal Teknis Penyelenggara

AKURAT.CO Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, mengatakan tata letak Sidang Kabinet Paripurna dirancang agar arahan Presiden RI Prabowo Subianto lebih efektif.
Qodari menjelaskan, tata letak ini merupakan masalah teknis penyelenggara acara. Persoalan tempat duduk tersebut tidak berkaitan dengan posisi maupun kewenangan konstitusional Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka.
Menurutnya, format sidang kabinet kali ini disusun sebagai taklimat Presiden kepada seluruh anggota Sidang Kabinet Paripurna.
Karena itu, tata letak ruangan dibuat agar seluruh peserta dapat melihat Presiden dengan jelas, sekaligus memudahkan Presiden melakukan kontak mata dengan seluruh peserta selama memberikan arahan.
"Posisi duduk pada acara Sidang Kabinet Paripurna kemarin mengikuti format taklimat Presiden kepada seluruh anggota Sidang Kabinet Paripurna, bukan format rapat yang menempatkan Presiden dan Wakil Presiden berdampingan," ujar Qodari, dalam keterangannya, Selasa (21/7/2026).
Dalam format tersebut Wakil Presiden hadir sebagai undangan Sidang Kabinet Paripurna bersama para anggota kabinet. Pengaturan ini dilakukan untuk mendukung efektivitas penyampaian arahan Presiden mengingat jumlah peserta yang hadir cukup banyak.
Qodari juga menepis anggapan bahwa posisi duduk tersebut mencerminkan adanya perubahan dalam kedudukan Wakil Presiden. Tidak ada perubahan sedikit pun terhadap peran maupun kewenangan konstitusional Wakil Presiden.
Baca Juga: Buku Panduan Program Sosial Berkelanjutan Presiden Prabowo Bentuk Konsistensi Pemerintah
"Pengaturan tempat duduk hanya semata-mata merupakan teknis penyelenggaraan acara. Tidak ada perubahan kedudukan ataupun pengurangan peran konstitusional Wakil Presiden," tegas Qodari.
Sebagai informasi, dalam Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Negara Jakarta, pada Senin (20/7/2026), Presiden Prabowo duduk di posisi paling depan dan tengah hanya seorang diri.
Sementara Wapres Gibran duduk di bagian samping sejajar dengan para Menteri Koordinator atau Menko. Perubahan tata letak duduk ini kemudian menjadi sorotan dan perbincangan hangat di media sosial.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








