Kementerian PPPA Minta Peringatan Hari Anak Nasional Dirayakan di Seluruh Daerah, Diisi Aktivitas Bermain

AKURAT.CO Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mendorong peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 tidak lagi terpusat di satu lokasi, namun dirayakan serentak di berbagai daerah. Langkah ini dilakukan agar lebih banyak anak dapat merasakan perayaan Hari Anak di lingkungan tempat tinggalnya.
Asisten Deputi Penyediaan Layanan Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (PLAMPK) Kementerian PPPA, Ciput Eka Purwianti, mengatakan kebijakan desentralisasi peringatan Hari Anak telah dimulai sejak tahun lalu atas arahan Menteri PPPA, Arifah Fauzi.
"Mulai tahun lalu kami mendorong agar peringatan Hari Anak tidak lagi terpusat. Ibu Menteri menginginkan perayaan Hari Anak seperti peringatan Hari Kemerdekaan, dirayakan bersama di berbagai daerah," kata Ciput dalam konferensi pers di Kantor Kementerian PPPA, Jakarta, Rabu (15/7/2026).
Baca Juga: Hari Anak Nasional Tanggal Berapa? Ini Daftar Hari Penting Juli 2026 dan Sejarahnya
Dia menjelaskan, peringatan yang selama ini dipusatkan memang memberikan kesempatan bagi sebagian anak untuk bertemu teman dari berbagai wilayah. Namun, pola tersebut dinilai belum mampu menjangkau jutaan anak lainnya di berbagai daerah.
"Kami berpikir itu tidak adil bagi puluhan juta anak di daerah. Mereka juga berhak merayakan Hari Anak bersama di lingkungan masing-masing," ujarnya.
Pihaknya juga menghimpun aspirasi anak melalui Forum Anak. Hasilnya, sebagian besar anak menginginkan peringatan Hari Anak diisi dengan aktivitas bermain yang lebih dekat dengan keseharian mereka.
"Hasil konsultasi kami dengan Forum Anak menunjukkan mereka ingin diberi ruang untuk bermain, mengenal permainan tradisional, bergerak bebas, dan sejenak jauh dari gawai. Hal-hal sederhana seperti itu justru sangat mereka harapkan," ucap Ciput.
Selain perayaan di daerah, Kementerian PPPA telah menyiapkan rangkaian kegiatan menuju Hari Anak Nasional 2026. Kegiatan tersebut meliputi Lokakarya Forum Anak Nasional (FAN) 2026, penyusunan Suara Anak Indonesia (SAI), hingga webinar bertema Libur Telah Tiba yang membahas literasi digital, kesehatan mental, perubahan iklim, dan literasi keuangan bagi anak dan masyarakat.
Puncak kegiatan akan digelar pada 19 Juli 2026 melalui penutupan Lokakarya Forum Anak Nasional secara hybrid yang menghadirkan dialog bersama Menteri PPPA, penandatanganan Berita Acara Suara Anak Indonesia, talkshow, serta permainan edukatif.
Baca Juga: Lonjakan Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan di Jakarta Jadi Alarm Keras di Hari Anak Sedunia
Dalam forum tersebut, dia juga menyoroti tantangan yang dihadapi anak di era digital. Menurutnya, peningkatan literasi digital anak harus berjalan beriringan dengan pemahaman orang tua agar pendampingan dapat dilakukan secara optimal.
Dia mengingatkan, anak yang menggunakan internet tanpa pendampingan menghadapi berbagai risiko, mulai dari paparan konten yang tidak sesuai hingga interaksi yang dapat mengancam keselamatan mereka.
"Ketika anak berada sendirian di ruang digital, ada berbagai risiko yang harus diwaspadai, mulai dari risiko konten hingga risiko ketika berinteraksi dengan orang lain. Karena itu, pendampingan orang tua tidak bisa ditinggalkan," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








