Pemerintah Akui Tiket Pesawat Masih Mahal, Siapkan Langkah Tekan Harga

AKURAT.CO Pemerintah mengakui harga tiket pesawat domestik di sejumlah rute masih relatif tinggi, terutama menjelang berakhirnya masa libur sekolah.
Karena itu, pemerintah menyiapkan berbagai langkah jangka pendek maupun jangka panjang untuk menekan biaya penerbangan agar tarif tiket semakin terjangkau.
Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko IPK), Herzaky Mahendra Putra, mengatakan, pemerintah memahami keluhan masyarakat terkait tingginya harga tiket pesawat.
Berbagai kebijakan pun telah disiapkan agar masyarakat tetap memiliki akses transportasi yang terjangkau sekaligus menjaga pergerakan ekonomi di daerah.
"Menjelang akhir libur sekolah, kami memahami masih banyak masyarakat yang merasakan harga tiket pesawat relatif tinggi. Karena itu, pemerintah mengambil berbagai langkah agar masyarakat tetap memiliki kesempatan bepergian dengan biaya yang lebih ringan," ujar Herzaky dalam keterangannya, Sabtu (11/7/2026).
Salah satu kebijakan yang telah dijalankan adalah pemberian Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 100 persen untuk tiket pesawat domestik kelas ekonomi.
Fasilitas tersebut berlaku untuk pembelian tiket pada 22 Juni hingga 5 Juli 2026 dengan periode penerbangan 24 Juni–5 Juli 2026.
Insentif itu merupakan bagian dari paket stimulus transportasi lintas moda senilai sekitar Rp1,54 triliun yang juga mencakup diskon tiket kereta api, potongan tarif kapal Pelni, serta pembebasan tarif penyeberangan ASDP.
Baca Juga: DPR: Beban Utang dan Impor Energi Jadi Tantangan Fiskal Indonesia di Semester I 2026
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang










