Momen Prabowo dan PM Modi Duet Mainkan 'Kuch Kuch Hota Hai' Pakai Angklung di Istana

AKURAT.CO Suasana hangat dan akrab mewarnai pertemuan bilateral antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi.
Di sela-sela rangkaian agenda kenegaraan yang formal di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7/2026), Presiden Prabowo memberikan sebuah oleh-oleh diplomasi yang sarat makna: satu set alat musik tradisional angklung.
Melalui keterangan tertulisnya, Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya, menjelaskan, pemberian angklung ini merupakan bagian dari strategi diplomasi budaya Indonesia untuk mempererat hubungan bilateral.
“Di sela pertemuan, Presiden Prabowo memberikan oleh-oleh diplomasi berupa satu set angklung kepada PM Narendra Modi. Angklung, alat musik tradisional khas Jawa Barat, menjadi simbol persahabatan sekaligus kekayaan budaya Indonesia,” tulis Seskab Teddy.
Sembari menyerahkan suvenir unik tersebut, Presiden Prabowo sempat melontarkan pesan singkat kepada tamunya.
“Untuk koleksi Anda,” ucap Prabowo yang langsung disambut senyum hangat penuh apresiasi oleh PM Modi.
Baca Juga: Perkuat Kerja Sama Pendidikan hingga Antariksa, Indonesia-India Sepakat Bangun Kampus IIM dan IIT
Momen diplomasi ini berubah menjadi semakin cair ketika kedua pemimpin negara tersebut memutuskan untuk langsung menjajal instrumen bambu tersebut.
Sambil melempar senyum lebar, Prabowo dan PM Modi kompak menggoyangkan angklung di tangan masing-masing hingga suaranya memenuhi ruangan.
Kehangatan memuncak ketika alunan nada dari lagu legendaris India, ‘Kuch Kuch Hota Hai’, mulai dimainkan menggunakan set angklung tersebut.
PM Modi tampak tersenyum cerah dan begitu antusias mencoba memainkannya sendiri.
Di sampingnya, Presiden Prabowo ikut menikmati momen tersebut sambil bertepuk tangan memberikan apresiasi atas kelincahan sang Perdana Menteri.
Usai berduet, PM Modi secara khusus menyampaikan rasa terima kasihnya atas sambutan dan hadiah istimewa dari Presiden Prabowo.
Momen sederhana namun penuh makna ini menjadi potret nyata bahwa hubungan diplomatik antara Indonesia dan India tidak hanya kokoh di sektor strategis seperti politik, ekonomi, atau pertahanan, melainkan juga dipererat lewat sentuhan diplomasi budaya yang menyentuh hati.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi








