Jelang MPLS Siswa Baru Sekolah Rakyat, Mensos Beri 6 Arahan ke Seluruh Unit Kerja Kemensos

AKURAT.CO Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, meminta seluruh unit kerja harus bahu-membahu memastikan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) siswa baru Sekolah Rakyat di berbagai titik berjalan lancar.
"Karena ini menjadi kepentingan seluruh Kementerian Sosial bukan hanya tanggung jawab satu pihak saja, jadi semua harus tahu, semua harus terlibat, semua harus ikut mendengarkan, dan semua harus berkontribusi," kata Saifullah saat memimpin rapat koordinasi kesiapan MPLS Sekolah Rakyat di kantor Kementerian Sosial, dikutip Jumat (3/7/2026).
Rapat tersebut membahas empat klaster kesiapan. Klaster pertama membahas kesiapan fisik, sarana prasarana, dan perlengkapan di Sekolah Rakyat.
Baca Juga: Hasil Seleksi Administrasi PPPK Sekolah Rakyat 2026 Sudah Keluar, Ini Cara Cek Kelulusan di SSCASN
Klaster kedua membahas kesiapan migrasi dan rekrutmen siswa. Klaster ketiga membahas kesiapan kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan. Klaster keempat membahas kesiapan pelaksanaan MPLS Sekolah Rakyat.
Selain unit kerja di Kemensos, pria yang akrab dipanggil Gus Ipul ini, juga meminta para kepala sentra ikut mengawal proses perpindahan siswa dari Sekolah Rakyat Rintisan ke Sekolah Rakyat Permanen. Dia juga mengingatkan agar sarana yang ditinggalkan di lokasi sebelumnya tetap dirawat.
"Jangan sampai kursi, bangku, dan perlengkapan lainnya masih ditinggalkan di sana menjadi rusak. Semua itu harus dirawat. Jangan sampai ada yang hilang," katanya.
MPLS Sekolah Rakyat akan dilaksanakan pada 14-31 Juli 2026. Setelah itu, masa matrikulasi dijadwalkan berlangsung pada 3 Agustus sampai 30 September 2026.
Rangkaian kegiatan MPLS akan mencakup pengenalan sekolah, pemeriksaan kesehatan, pengenalan tata tertib, kegiatan pembentukan karakter, dan kegiatan pendukung lain. Gus Ipul pun menyampaikan enam arahan untuk memperkuat kesiapan pelaksanaan MPLS Sekolah Rakyat:
1. Mengaktifkan kembali Sekber Sekolah Rakyat dan Satker terkait serta memastikan kesiapan perpindahan SR Rintisan ke SR Permanen dan pelaksanaan MPLS dengan target 14 Juli 2026.
Baca Juga: Mensos Pastikan Taruna Akmil di Sekolah Rakyat Hanya Melatih Kedisiplinan, Bukan Semi Militer
2. Melaksanakan simulasi menyeluruh perpindahan SR Rintisan ke SR Permanen, dimulai dengan uji coba di satu titik SR Permanen sebelum diterapkan di seluruh sekolah.
3. Mempercepat distribusi perlengkapan sekolah dan pengadaan perlengkapan siswa baru serta memastikan tidak ada keterlambatan maupun penyimpangan dalam proses pengadaan.
4. Meningkatkan koordinasi dengan Kementerian PU terkait alih pengetahuan pengelolaan sarana dan prasarana SR Permanen, meliputi listrik, air bersih, keamanan gedung, dan fasilitas pendukung lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








