Warga Kupang Rasakan Manfaat Program Cek Kesehatan Gratis, Para Lansia Merasa Aman

AKURAT.CO Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) menjadi salah satu langkah pemerintah dalam memperkuat upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan.
Masyarakat diberikan kesempatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, agar potensi risiko penyakit dapat diketahui lebih awal dan segera ditangani.
Program CKG menghadirkan berbagai layanan pemeriksaan, mulai dari tekanan darah, gula darah, kolesterol, mata, telinga, hingga konsultasi bersama tenaga kesehatan. Kehadiran layanan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dan tidak menunggu hingga muncul keluhan.
Baca Juga: Menkes Lapor Progres Program CKG hingga Pembangunan RS di Papua ke Prabowo
Di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pelaksanaan CKG menjadi bagian dari upaya memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat, termasuk kelompok lanjut usia (lansia) yang membutuhkan perhatian khusus dalam menjaga kondisi tubuhnya.
Salah satu penerima manfaat CKG di Puskesmas Tarus, Kabupaten Kupang, adalah Urbanus Ngilo. Di usia senja, Urbanus merasa sangat terbantu dengan adanya akses pemeriksaan yang mudah dijangkau.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan menjadi hal penting bagi lansia agar dapat memantau kondisi tubuh dan menjaga kebugaran sehari-hari.
"Dengan adanya pemeriksaan seperti ini, kita jadi tahu bagaimana kondisi kesehatan kita," ujar Urbanus, Jumat (3/7/2026).
Sebelum mengikuti program CKG, Urbanus mengaku biasanya baru pergi periksa ketika sudah merasakan keluhan tertentu. Namun, melalui program ini, dia mendapatkan kesempatan untuk melakukan deteksi lebih awal dan mengetahui kondisi kesehatannya secara rutin.
Bagi Urbanus, pelayanan yang diberikan oleh tenaga kesehatan di Puskesmas Tarus membuat masyarakat merasa nyaman saat berobat.
"Petugasnya baik, pelayanannya juga bagus. Kita datang diperiksa, diarahkan, dan diberi penjelasan," katanya.
Dalam pemeriksaan tersebut, dia mengikuti sejumlah layanan kesehatan yang tersedia. Pemeriksaan seperti tekanan darah, gula darah, hingga pengecekan kondisi kesehatan lainnya sangat membantu, terutama bagi masyarakat lansia.
Menurutnya, menjaga kesehatan tidak hanya dilakukan ketika sakit, tetapi perlu dimulai dengan kebiasaan memeriksakan diri secara berkala. "Jangan tunggu sakit baru periksa. Kalau bisa dari awal kita tahu, jadi bisa menjaga kesehatan," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 5Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








