Wamenhan Cerita Sejumlah Kementerian dan Perusahaan Kirim Pegawainya untuk Latihan Militer

AKURAT.CO Pelatihan pendidikan bela negara dan juga Latihan Dasar militer (Latsarmil) untuk calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2026, bertujuan untuk mengajarkan nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan, kerja sama, dan koordinasi yang dibutuhkan di dalam dunia kerja.
Wakil Menteri Pertahanan, Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto, menjelaskan nilai-nilai tersebut penting untuk membentuk karakter aparatur maupun pegawai agar mampu menjalankan tugas dan memimpin tim dengan baik.
Oleh karena itu, pendidikan yang mengadopsi nilai-nilai kemiliteran bukan bertujuan unutk menjadikan peserta sebagai prajurit. Melainkan mengambil aspek positif yang dapat diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari.
Baca Juga: Latsarmil Jadi Pembekalan Bela Negara dan Manajerial, Kemhan: Materi Militer Dihapus
"Enggak bisa dipungkiri di bawah kemiliteran ada nilai-nilai sangat baik sekali untuk bisa membentuk karakter. Karena manajer ini di lapangan dibutuhkan manajer-manajer yang bagus juga. Jangan sampai manajernya enggak bisa melaksanakan tugasnya, enggak bisa memimpin anak buahnya," kata Donny usai menghadiri rapat bersama Komisi I DPR RI, di Senayan, Rabu (1/7/2026).
Dia menuturkan, pendidikan tersebut mengajarkan disiplin yang dapat menjadi bekal bagi peserta yang akan menjadi calon manager dalam menjalankan tanggung jawab di tempat kerja.
"Sehingga itulah pendidikan seperti disiplin segala macam itu paling tidak bisa mengajarkan mereka, paling tidak untuk itu. Kerja sama dan koordinasi itu nilai-nilai yang bisa kita ambil dari pendidikan bela negara ini," ujarnya.
Sejumlah kementerian dan juga perusahaan juga telah mengirimkan para pegawainya untuk mengikuti pendidikan karakter yang difasilitasi oleh TNI, baik melalui rindam mapun pusat bela negara Kemhan.
Dengan demikian dia meyakini bahwa para pimpinan perusahaan juga menginginkan agar para pegawai yang memiliki kedisiplinan, tepat waktu, dan berintegritas tinggi setelah mengikuti pendidikan tersebut.
"Nilai-nilai itu yang mau didapatkan direktur-direktur dari perusahaan-perusahaan tersebut. Tentunya direktur-direktur itu akan senang juga kalau punya pegawai yang disiplin, tepat waktu, punya integritas tinggi, dan itulah yang diharapkan," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 4Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 5Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat








