Cegah Hoaks, Komisi I DPR Minta Pemerintah Tak Sebar Draf RUU Keamanan dan Ketahanan Siber

AKURAT.CO Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, mengadakan rapat bersama Kementerian Hukum (Kemenkum), untuk menyerahkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) Rancangan Undang-Undang (RUU) Keamanan dan Ketahanan Siber.
Dalam rapat tersebut, dia meminta agar pemerintah dan jajaranya untuk tidak membuka draf RUU tersebut. Sebab jika draf RUU tersebar maka dapat menimbulkan haoks di masyarakat.
"Dan mohon juga di tahapan ini saya meminta untuk draf-draf ini sebaiknya tidak perlu keluar dulu. Karena nanti terlalu banyak hoaks. Nanti kalau kita sudah bahas sampai tahapan, kalau memang dibutuhkan kita beri kepada publik," kata Utut, Senin (28/6/2026).
Usai menyerahkan DIM ke Kemenkum yang diwakili oleh Wakil Menteri Hukum, Edward Omar Sharif Hiariej, Utut meminta agar pemerintah dapat membentuk tim RUU yang kuat dan juga rajin.
"Dari pemerintah, diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah. Hanya mohon Pak Eddy Hiariej, tolonglah bentuk tim yang kuat. Tim yang rajin. Rajin itu penting, Pak, karena biasanya kayak gini sangat menjenuhkan," jelasnya.
Dalam rapat tersebut lalu disepakati Wakil Ketua Komisi I DPR Sukamta sebagai Ketua Panja. "Apakah teman-teman setuju kalau dipimpin Pak Sukamta?" tanya Utut yang disetujui baik oleh peserta rapat lainya.
Baca Juga: Ancaman Siber Meningkat, BSSN Libatkan Industri Kripto
Dia meminta seluruh fraksi dan pemerintah segera menyerahkan nama anggota panja, agar pembahasan dapat segera dimulai.
Dia mengingatkan pentingnya penyusunan jadwal yang disiplin, mengingat proses pembentukan undang-undang membutuhkan kehadiran dan kesiapan penuh dari seluruh anggota panja.
"Mohon segera ini tolong dikirim nama-nama, nanti segera ini Pak Sukamta dan teman-teman memimpin rapat antara lain membentuk jadwal. Jadwal ini paling susah pak nanti bapak sibuk ini, sibuk sana," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









