Program Magang Nasional Terbukti Permudah Peserta Dapat Pekerjaan Tetap

AKURAT.CO Program Magang Nasional yang diinisiasi pemerintah tidak hanya berhasil meningkatkan taraf ekonomi pesertanya, tetapi juga membantu mereka memperoleh pekerjaan tetap setelah lulus dari perguruan tinggi.
Plt. Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Kurnia Ramadhana, mengatakan bahwa hal tersebut tercermin dari hasil evaluasi Program Magang Nasional Angkatan I yang berhasil menjaring 102,6 ribu peserta di seluruh Indonesia.
Proses pendaftaran Program Magang Nasional Angkatan I terbagi ke dalam empat gelombang (batch), yakni Batch I sebanyak 14.952 peserta, Batch IB sebanyak 1.160 peserta, Batch II sebanyak 62.128 peserta, dan Batch III sebanyak 24.456 peserta.
Baca Juga: Siap-siap, Magang Nasional 2026 Segera Dibuka, Fresh Graduate Wajib Punya Akun SIAPKerja
Menurut hasil evaluasi yang diisi oleh 16.112 peserta Batch I dan IB melalui aplikasi MagangHub, sebanyak 5.063 peserta, atau sekitar 34 persen dari total responden, telah menerima tawaran pekerjaan setelah masa magang berakhir.
Adapun Program Magang Nasional Batch I berakhir pada 19 April 2026, sementara Batch IB berakhir pada 23 April 2026. Namun, evaluasi dan pemantauan pascaprogram untuk Batch II dan III masih berlangsung mengingat masing-masing gelombang baru berakhir pada 23 Mei 2026 dan 16 Juni 2026.
"Sekitar 5.063 orang ditawari langsung untuk bekerja, baik sebagai karyawan tetap maupun karyawan kontrak, oleh perusahaan tempat mereka menjalani magang," jelas Kurnia dalam konferensi pers, Rabu (24/6/2026).
Selain itu, Kurnia juga memaparkan hasil evaluasi lainnya yang menggunakan sampel sebanyak 65.245 peserta Program Magang Nasional Angkatan I yang mengisi formulir evaluasi melalui aplikasi MagangHub.
Evaluasi tersebut menunjukkan bahwa sebanyak 84,26 persen responden menyatakan puas atau sangat puas terhadap program tersebut.
Baca Juga: Jembatan Karier Masa Depan, Menaker Ajak Lulusan Baru Manfaatkan Program Magang Nasional
Sementara itu, sebanyak 67,13 persen peserta menyatakan bahwa program ini membantu atau sangat membantu kondisi ekonomi mereka dan keluarganya berkat uang saku yang diberikan pemerintah.
Tak hanya meningkatkan kesejahteraan, Program Magang Nasional juga terbukti meningkatkan kompetensi para peserta. Berdasarkan hasil evaluasi yang diisi oleh 22.297 mentor program, sebanyak 66,55 persen peserta dinilai mengalami peningkatan kompetensi teknis yang signifikan selama mengikuti program.
"Peningkatan juga tercatat pada kemampuan komunikasi, kerja sama tim, pemecahan masalah, berpikir kritis, adaptabilitas, hingga keterampilan teknis sesuai bidang pekerjaan," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








