Jembatan Karier Masa Depan, Menaker Ajak Lulusan Baru Manfaatkan Program Magang Nasional

AKURAT.CO Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat Program Pemagangan Nasional Lulusan Perguruan Tinggi, sebagai salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kesiapan kerja generasi muda Indonesia.
Program ini dirancang untuk menjembatani dunia pendidikan dengan dunia kerja, melalui pengalaman kerja nyata yang dapat meningkatkan kompetensi serta daya saing lulusan baru perguruan tinggi.
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyampaikan bahwa Program Pemagangan Nasional menjadi salah satu program prioritas Kemnaker dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul dan adaptif terhadap kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Baca Juga: Kemnaker Buka Pendaftaran Magang Jepang dan Kaigo, Ini Syaratnya
"Program ini dirancang sebagai jembatan pembekalan praktis bagi para lulusan baru perguruan tinggi untuk memperoleh pengalaman kerja nyata, meningkatkan kompetensi, serta memperkuat kesiapan mereka memasuki dunia kerja profesional," ujar Yassierli melalui keterangannya, Jumat (19/6/2026).
Dia mengapresiasi tingginya antusiasme peserta serta dukungan dunia usaha dan dunia industri, dalam menyukseskan pelaksanaan program tersebut. Hingga saat ini, lebih dari 102 ribu peserta telah ditetapkan sebagai peserta pemagangan, dan lebih dari 65 ribu peserta telah menyelesaikan program dengan baik.
Melalui Program Pemagangan Nasional, peserta memperoleh berbagai manfaat, antara lain uang saku setara upah minimum kabupaten/kota, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, pendampingan dari mentor di tempat pemagangan, serta sertifikat setelah menyelesaikan program.
Baca Juga: Mulai Hari Ini! Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi Magang Nasional Tahap 2 Resmi Dibuka
Ke depan, Kemnaker akan terus memperkuat implementasi Program Pemagangan Nasional melalui peningkatan target peserta, penyediaan sertifikasi kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) secara gratis, perluasan sasaran peserta, serta penguatan sistem informasi dan pengawasan program.
Yassierli berharap, Program Pemagangan Nasional dapat terus menjadi ruang belajar dan pengembangan kompetensi bagi generasi muda Indonesia.
"Program ini diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia yang unggul, produktif, dan berdaya saing. Kami mengajak para lulusan perguruan tinggi untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai langkah awal dalam mempersiapkan masa depan yang lebih baik," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 5Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








