Ribuan Calon Manajer Kopdes Merah Putih Ikut Pelatihan Komcad, Kemhan: Agar Disiplin dan Berintegritas

AKURAT.CO Sebanyak 35.476 calon manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih mengikuti latihan dasar kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad), sebelum resmi menjalankan tugas.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Informasi Pertahanan Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan, Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait, mengatakan program pelatihan tersebut merupakan bagian dari kebijakan pemerintah yang melibatkan kementerian dan lembaga terkait.
Dalam pelatihan tersebut, para calon pemimpin Kopdes akan mendapatkan pendidikan terkait pembinaan karakter, kedispilinan, dan juga bela negara yang juga telah diberikan sebelumnya dalam program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).
Baca Juga: Qodari: Komcad ASN Perkuat Pertahanan Nasional dan Tingkatkan Kinerja Birokrasi
"Pola pembinaan karakter, kedisiplinan, dan bela negara melalui pendekatan Komcad juga sejalan dengan program pengembangan SDM yang sebelumnya telah diterapkan pada program SPPI," kata Rico saat dihubungi Akurat.co, Rabu (17/6/2026).
Dia menekankan, pelatihan Komcad dimaksudkan agar para calon manager Kopdes dapat menjadi SDM yang berintegritas dan memiliki jiwa kepemimpinan dalam mengelola program program strategis pemerintah.
"Tujuannya adalah membentuk sumber daya manusia yang memiliki disiplin, integritas, kepemimpinan, semangat pengabdian, dan etos kerja yang kuat untuk mengelola program-program strategis pemerintah di tingkat desa dan masyarakat," jelasnya.
Dia menegaskan, para calon manager Kopdes juga akan mendapatkan pelatihan kedisplinan yang akan bermanfaat dalam kerja-kerja yang akan dilakukan. Peserta juga akan mendapatkan pembekalan manajerial dan kompetensi bidang sesuai tugas yang akan dijalankan.
Baca Juga: 4000 ASN Ditargetkan Ikut Program Komcad Tahun Ini
Saat ditanya terkait gugurnya calon manager Kopdes jika tidak mengikuti pelatihan Komcad, Rico menyatakan hal tersebut bukanlah kewenangan Kemhan. Pihaknya hanya bertugas dalam memberikan pelatihan yang merupakan bagian dari program.
"Terkait informasi bahwa peserta yang tidak mengikuti pelatihan otomatis dinyatakan tidak lulus, kami menyarankan agar hal tersebut dikonfirmasi kepada Panitia Seleksi Nasional atau instansi yang menjadi leading sektor proses rekrutmen, karena kewenangan Kemhan berada pada aspek pelatihan yang menjadi bagian dari program tersebut," tegasnya.
Kementerian Pertahanan menyatakan pelaksanaan Latsarmil saat ini masih dalam tahap persiapan. Sebanyak 67 satuan pendidikan (Satdik) di seluruh Indonesia telah disiapkan sebagai lokasi pelatihan bagi puluhan ribu peserta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 7Ramalan Shio Minggu Ini 28 September–4 Oktober 2026: Ada yang Makin Sibuk, Ada yang Butuh Me Time
- 8Kalender Jawa 29 September 2026: Selasa Wage Cocok untuk Apa? Ini Watak dan Neptunya
- 9Komisaris Sucofindo: Gus Alex Titip Satu Juta Dolar untuk Pansus Haji, Sosok Komsin Disebut Brimob Jujur
- 10Prabowo Perkuat BPJS Kesehatan, Siapkan Tambahan Anggaran Rp20 Triliun









