Perkuat Kualitas Layanan Program MBG, BGN Akan Libatkan Ahli Gizi dan Dokter Anak

AKURAT.CO Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan semakin diperkuat melalui keterlibatan para ahli gizi dan tenaga kesehatan dalam proses pengambilan kebijakan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan program prioritas pemerintah berjalan tepat sasaran dan berbasis kaidah ilmiah di bidang gizi serta kesehatan anak.
"Di Dewan Pengarah ini akan kami isi dengan profesi ahli gizi dan dokter anak. Nanti yang akan meng-guideline kami mungkin di antara 7 orang itu, 5 dari pakar gizi," ucap Nanik, dikutip Kamis (11/6/2026).
Baca Juga: Dudung Bantah Punya Dapur MBG: Saya Hanya Pertemukan Pesantren dengan BGN
Menurutnya, keberadaan Dewan Pengarah yang didominasi pakar gizi menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas kebijakan dan implementasi Program MBG.
Dengan dukungan tenaga profesional, BGN dapat memastikan setiap langkah program didasarkan pada kebutuhan gizi penerima manfaat dan standar kesehatan yang tepat.
Selain memperkuat aspek keilmuan, BGN juga melakukan pembenahan menyeluruh terhadap pelaksanaan program agar semakin efektif dan berkelanjutan. Salah satunya dengan efisiensi anggaran, melalui moratorium sementara pembukaan dapur baru dan penataan kembali kapasitas dapur yang telah beroperasi.
BGN mencatat terdapat 27.877 dapur operasional berdasarkan virtual account, yang sedang dievaluasi untuk memastikan kesesuaian antara kapasitas layanan dan jumlah penerima manfaat. Penataan juga dilakukan guna mengatasi ketimpangan distribusi dapur yang masih terkonsentrasi di Pulau Jawa.
"Jadi kita mau nata, mau nata misalnya Jawa Tengah ini harusnya butuh berapa, Jawa Barat ini butuh berapa, DKI butuh berapa, dan lain-lain Jawa Timur. Karena memang dari datanya Ibu Arumsari, dapur ini masih menumpuk di Jawa. Kemudian, setelah kami menata baru ya kami hitung apakah perlu kami membuka kembali atau tidak," ujarnya.
Baca Juga: Hanura Bantah Punya Yayasan Pengelola MBG, Siap Periksa Kader yang Terlibat
BGN juga melakukan refocusing penerima manfaat, agar bantuan gizi lebih diprioritaskan kepada anak-anak dan kelompok yang benar-benar membutuhkan.
Ke depan, BGN akan memperkuat pengawasan operasional dapur dan kualitas makanan yang disalurkan agar Program MBG tidak hanya menjangkau lebih banyak penerima manfaat, tetapi juga memberikan manfaat gizi yang optimal.
Keterlibatan ahli gizi dan dokter anak dalam Dewan Pengarah menjadi bagian dari upaya pemerintah, untuk memastikan pelaksanaan program berjalan berdasarkan standar kesehatan dan kebutuhan gizi yang tepat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








