Kasus Korupsi MBG, DPR Bakal Perketat Pengawasan Tata Kelola BGN

AKURAT.CO DPR RI akan memperketat pengawasan terhadap tata kelola Badan Gizi Nasional (BGN), menyusul kasus dugaan korupsi oleh mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana, yang tengah diusut Kejaksaan Agung (Kejagung).
Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, mengatakan DPR menghormati proses hukum yang sedang berjalan terkait dugaan korupsi di BGN maupun kasus yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
"Mengenai mekanisme proses hukum kita hormati yang sedang dijalankan oleh Kejaksaan terkait BGN, oleh KPK terkait di Imigrasi. Kita hormati semua proses yang ada dan kita apresiasi spirit Pemerintah Bapak Presiden dalam penegakan hukum memberantas korupsi," kata Cucun kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Di sisi lain, DPR akan memperkuat fungsi pengawasannya terhadap tata kelola BGN, mulai dari proses perencanaan hingga penggunaan anggaran dan mekanisme audit.
"Terkait tadi, DPR pasti akan terus meningkatkan pengawasan mengenai audit tata kelola BGN sendiri di internal seperti apa. Termasuk proses perencanaan, proses penganggaran, sampai di ujung pos audit ini DPR akan terus melakukan pengawasan-pengawasan seperti ini sesuai dengan tugas fungsinya DPR," ujarnya.
Menurutnya, pengawasan tersebut juga akan menjadi bagian dari pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKAKL) dalam penyusunan APBN 2027.
"Nanti Komisi IX akan melakukan evaluasi sekaligus pembahasan RKAKL untuk anggaran APBN 2027 pasti akan dibahas terkait audit tata kelola di BGN itu sendiri," katanya.
Menanggapi sorotan terkait sejumlah pengadaan di BGN yang disebut tidak seluruhnya dibahas bersama DPR, Cucun berharap jajaran pimpinan baru BGN dapat memperbaiki tata kelola lembaga dan menjalankan amanat Presiden Prabowo Subianto secara optimal.
"Ya, kemarin teman-teman IX sudah sampaikan. Jadi harapannya bagaimana di bawah squad yang baru ini, pimpinan BGN betul-betul menjaga amanat Presiden dan bisa menjalankan semua apa yang diharapkan untuk percepatan target daripada BGN ini," tuturnya.
DPR berharap, evaluasi dan penguatan pengawasan dapat memastikan program-program BGN berjalan sesuai tujuan serta terhindar dari potensi penyimpangan anggaran di masa mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat









