Ratusan Ribu Orang Rebutan Jadi Manajer Kampung Nelayan dan Kopdes Merah Putih

AKURAT.CO Antusiasme masyarakat untuk membangun ekonomi dari desa dan pesisir melonjak tajam. Ratusan ribu pelamar bersaing ketat untuk mengisi posisi strategis, dalam pengelolaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta Kampung Nelayan Merah Putih di seluruh Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengungkapkan bahwa minat masyarakat terhadap program ini jauh di luar perkiraan awal pemerintah. Ini menunjukkan semangat besar publik, untuk terlibat langsung dalam penguatan kedaulatan pangan nasional melalui lembaga koperasi.
"Nah, sebagaimana telah kita umumkan pada tanggal 15 April lalu, bahwa pemerintah telah membuka 35.476 formasi, terdiri dari 30.000 manajer KDKMP dan 5.476 pegawai koperasi kampung nelayan merah putih. Selama proses pendaftaran, animo masyarakat sangat tinggi melampaui ekspektasi kami," ujar Zulhas dalam Konferensi Pers di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Senin (4/5/2026).
Baca Juga: Jadwal Pengumuman Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih 2026, Jangan Sampai Ketinggalan!
Berdasarkan data kementerian, tercatat sebanyak 639.732 orang mendaftarkan diri hingga batas akhir pendaftaran pada 25 April 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 483.648 pelamar dinyatakan lolos verifikasi administrasi dan berhak melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya.
Proses seleksi kini telah memasuki babak krusial, yakni tes kompetensi yang digelar secara serentak di berbagai wilayah. Pemerintah memastikan aksesibilitas bagi para peserta dengan menyediakan puluhan titik ujian agar terjangkau dari tempat tinggal masing-masing pelamar.
"Saat ini seleksi telah memasuki pelaksanaan tes kompetensi yang akan berlangsung dari tanggal 3 hingga 12 Mei 2026. Tes kompetensi tersebut dilaksanakan dengan menggunakan Computer Assisted Test (CAT) yang bertempat pada 72 titik lokasi di seluruh Indonesia," paparnya.
Baca Juga: Link Download Pedoman Seleksi Manajer Koperasi Desa Merah Putih, Klik di Sini!
Dia menjelaskan, para pelamar diberikan kemudahan untuk memilih titik lokasi yang terdekat dengan domisili masing-masing. Metode CAT dipilih untuk menjamin akurasi dan kecepatan hasil ujian.
Sistem ini dianggap sebagai standar emas dalam perekrutan pegawai di lingkungan pemerintahan karena meminimalisir celah kecurangan.
"Jadi ini ada 72 titik. Dan tes ini sudah terbukti. PNS-PNS, calon PNS semua pakai ini, pakai CAT ya. Jadi tidak perlu diragukan karena semua ASN pun pakai sistem ini. Tes CAT BKN ini adalah sistem yang sudah teruji tadi saya katakan," tegas Zulhas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 4Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 5Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat







