Profil dan Karier Menteri PPPA Arifah Fauzi, Usul Gerbong Wanita Pindah ke Tengah

AKURAT.CO Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, mengusulkan langkah revolusioner dengan meminta pemindahan gerbong khusus wanita ke posisi tengah rangkaian kereta demi meningkatkan aspek keselamatan penumpang.
Usulan ini mencuat setelah terjadinya insiden kecelakaan maut di Bekasi yang melibatkan kereta api cepat dan rangkaian KRL commuter line pada akhir April 2026.
Berikut profil, perjalanan karier, hingga latar belakang kebijakan transformatif yang diusung oleh sang menteri dalam Kabinet Merah Putih.
Profil Arifatul Choiri Fauzi
Dra. Hj. Arifatul Choiri Fauzi, M.Si, atau yang lebih dikenal sebagai Arifah Fauzi, lahir di Madura pada tanggal 28 Juli 1969. Meskipun lahir di Madura, ia menghabiskan masa kecil dan remajanya untuk menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Jakarta.
Pengetahuannya yang mendalam tentang nilai-nilai agama dan sosial tidak lepas dari latar belakang pendidikannya di institusi berbasis Islam yang ternama.
Riwayat Pendidikan
Arifah Fauzi menyelesaikan jenjang pendidikan menengahnya di Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) As Syafiiyah Jatiwaringin, Jakarta.
Setelah lulus sekolah menengah, ia melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi di Fakultas Dakwah IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (sekarang UIN Sunan Kalijaga) dan berhasil meraih gelar sarjana pada tahun 1994.
Tidak berhenti di sana, ia juga memperkuat kompetensi akademiknya dengan meraih gelar Magister Komunikasi dari universitas terkemuka untuk menunjang karier profesionalnya.
Keaktifan dalam Organisasi
Sebagai tokoh perempuan, Arifah memiliki rekam jejak organisasi yang sangat panjang, terutama di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU).
Ia tercatat pernah menjabat sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) pada periode 1989 hingga 1991.
Pengabdiannya di organisasi perempuan terbesar di Indonesia berlanjut hingga ia dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris Umum Pengurus Pusat (PP) Muslimat NU dan kemudian terpilih sebagai Ketua PP Muslimat NU untuk periode 2025 sampai 2030.
Karier Politik dan Penunjukan sebagai Menteri PPPA
Sebelum resmi dilantik menjadi bagian dari jajaran menteri, Arifah Fauzi merupakan figur yang memiliki peran strategis dalam dinamika politik nasional.
Ia terlibat aktif sebagai bagian dari tim pemenangan nasional dalam pemilihan presiden, yang kemudian membawanya masuk ke dalam jajaran eksekutif.
Pada Oktober 2024, Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Arifah Fauzi sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam Kabinet Merah Putih.
Visi dan Fokus Kepemimpinan
Semenjak menjabat, Arifah Fauzi menekankan pentingnya perlindungan terhadap kelompok rentan, terutama perempuan dan anak-anak, dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








