Mensos Pastikan Kebijakan Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Penyaluran Bansos

AKURAT.CO Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, mengatakan bahwa kebijakan efisiensi anggaran yang diarahkan Presiden Prabowo Subianto tidak akan menyentuh kebutuhan dasar rakyat, termasuk bantuan sosial.
Dia menjelaskan, efisiensi anggaran pada dasarnya ditujukan untuk belanja-belanja yang masih bisa ditunda, bukan untuk program yang langsung berkaitan dengan kepentingan masyarakat.
"Efisiensi itu pada dasarnya untuk hal-hal yang masih bisa ditunda. Tetapi yang menyangkut kepentingan rakyat, pasti tidak akan ada efisiensi. Yang akan disisir adalah mana yang bisa ditunda, mana yang prioritas, mana yang sifatnya hanya seremoni," kata Gus Ipul, dikutip Senin (23/3/2026).
Baca Juga: Gus Ipul Ingatkan Jajaran Kemensos Tidak Pakai Mobil Dinas untuk Mudik hingga Efisiensi Anggaran
Dia menjelaskan, arahan presiden sangatlah jelas, yakni memastikan anggaran negara digunakan secara lebih tepat sasaran, terutama dalam situasi global yang menuntut kehati-hatian dan efektivitas kebijakan fiskal. Karenanya, evaluasi akan difokuskan pada pos-pos belanja yang tidak mendesak atau sekadar bersifat seremonial.
Pemerintah terus memastikan penempatan kebutuhan rakyat sebagai prioritas utama. Program-program yang berkaitan langsung dengan perlindungan masyarakat, justru akan tetap dijaga, termasuk bantuan sosial bagi kelompok rentan.
"Yang menjadi kebutuhan rakyat seperti bantuan sosial dan lain sebagainya tidak akan ada efisiensi. Malah justru jika dibutuhkan, Presiden akan menambah," ucapnya.
Dia menekankan bahwa bansos tetap menjadi instrumen penting negara dalam menjaga daya tahan masyarakat, terutama bagi warga yang paling membutuhkan. "Kebijakan pemerintah tetap berpijak pada kepentingan rakyat dan keberlanjutan program-program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 4Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 7Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang









