Momen Menhut Raja Juli Memaknai Idul Fitri 1447 H

AKURAT.CO Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menilai Idul Fitri sebagai momen penting untuk kembali ke fitrah, termasuk dalam hubungan manusia dengan alam dan hutan. Hal tersebut disampaikan dalam memaknai ramadan kali ini.
Ia mengungkapkan bahwa berakhirnya Ramadan selalu menghadirkan dua perasaan sekaligus, yakni sedih dan gembira.
“Pertama, setiap kali Ramadan selesai, ada perasaan sedih dan gembira. Sedih tentu karena bulan yang suci, bulan yang penuh maghfiroh, penuh pengampunan pergi. Dan kita tidak tahu apakah di Ramadan yang ke depan kita masih dapat hadir,” ujarnya usai ditemui selesai Sholat Idul Fitri 1447 H, di Masjid Istiqal, Jakarta Pusat, Sabtu (21/3/2026).
Di sisi lain, ia menyebut Idul Fitri menjadi momen untuk kembalinya manusia ke kondisi awal.
“Gembira tentu karena kita dijadikan kembali kepada fitrah. Fitrah merupakan satu state of nature, di mana kita kembali kepada posisi yang natural, di mana manusia hidup berdampingan dengan alam, hidup berdampingan dengan hutan,” ujarnya.
Menurutnya, salah satu indikator keberhasilan menjalani ramadan adalah bagaimana manusia mampu menjaga hubungan dengan alam setelahnya.
“Indikatornya adalah bagaimana kita dapat mengelola hutan kita, hidup dengan alam kita secara berdampingan, secara koeksisten,” ucapnya.
Ia menambahkan, Ramadan merupakan “madrasah” atau proses pelatihan bagi umat untuk diterapkan dalam kehidupan sebelas bulan berikutnya.
“Ini bulan madrasah, sekolah untuk kita berlatih. Sebelas bulan ke depan kita lihat apakah pelatihan kita selama bulan ini dapat berjalan dengan baik,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat
- 10Panggil Bahlil ke Istana, Prabowo Terima Laporan Penguatan Tata Kelola Migas dan Peningkatan Layanan Energi







