Dampak Konflik Timur Tengah, DPR Usulkan Rute Penerbangan Haji Dialihkan Lewat Afrika

AKURAT.CO Komisi VIII DPR RI mengusulkan pemerintah menyiapkan skenario alternatif rute penerbangan haji melalui wilayah Afrika apabila eskalasi konflik di Timur Tengah terus memanas dan berdampak pada jalur penerbangan menuju Arab Saudi.
Langkah antisipatif dinilai perlu dilakukan agar keberangkatan jemaah haji Indonesia tidak mengalami penundaan yang terlalu lama.
Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, mengatakan, pemerintah harus menyiapkan opsi rute lain apabila jalur penerbangan di kawasan Timur Tengah tidak memungkinkan untuk dilalui.
“Tidak mungkin juga jemaah berlama-lama menunggu diberangkatkan. Harus ada alternatif, misalnya apakah memungkinkan penerbangan dibelokkan melalui Afrika,” kata Marwan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (6/3/2026).
Ia mencontohkan kemungkinan jalur penerbangan yang dapat ditempuh pesawat jika rute di kawasan konflik tidak aman dilintasi.
“Misalnya dari Jeddah menuju Nairobi, kemudian ke arah Afrika dan baru melewati lautan lepas, tidak melalui wilayah pinggir kepulauan,” ujarnya.
Selain persoalan rute penerbangan, Marwan juga mengingatkan pemerintah untuk memastikan seluruh layanan yang telah dibayar jemaah tetap terpenuhi.
Menurutnya, pemerintah perlu segera melakukan koordinasi dengan berbagai pihak agar tidak menimbulkan kerugian besar dalam penyelenggaraan ibadah haji.
Baca Juga: Dasco soal Masyarakat Sipil Tidak Kompak: Prabowo Hanya Perlu Persatuan Nasional
“Pemerintah perlu berkoordinasi dengan semua pihak. Sebab layanan yang sudah dibayar jemaah itu mencakup penerbangan, hotel, konsumsi, hingga layanan Masyair di Armuzna,” jelasnya.
Ia menambahkan, apabila layanan yang telah dibayarkan tidak dapat digunakan, dampaknya bisa sangat berat terhadap pengelolaan keuangan haji di tahun berikutnya.
“Karena itu akan berat sekali bagi keuangan haji tahun depan. Jemaah yang sekarang berangkat, sementara uangnya sudah habis untuk layanan yang tidak terpakai. Pemerintah harus bisa meyakinkan berbagai pihak agar hal itu tidak terjadi,” tutup Marwan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









