Prabowo Puji Perayaan Imlek di Bulan Ramadan: Ini Wajah Asli Indonesia, Berbeda Tapi Satu Tujuan

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, menyampaikan pesan mendalam dalam puncak perayaan Imlek nasional bertajuk 'Harmoni Imlek Nusantara' di Lapangan Banteng, Jakarta, Sabtu (28/2/2026).
Disampaikan melalui video, Presiden Prabowo menegaskan bahwa perayaan imlek bukan hanya simbol perayaan keagamaan, melainkan momentum kebangsaan, persaudaraan dan persatuan.
"Perayaan Imlek 2026 ini dengan tema Harmoni Imlek Nusantara mencerminkan jati diri bangsa kita sebagai bangsa yang besar karena keberagaman, kuat karena persatuan dan tegak karena kebersamaan," ucap Prabowo.
Baca Juga: 722 Personel Gabungan Amankan Puncak Perayaan Imlek Nasional di Lapangan Banteng
Dia mengatakan, perayaan ini bukan hanya menampilkan tradisi dan budaya, perayaan ini menegaskan nilai gotong royong, solidaritas dan nilai kemanusiaan.
"Imlek Festival 2026 adalah perayaan yang menegaskan bahwa Indonesia tidak dibangun oleh satu suku saja atau satu golongan saja, tetapi oleh seluruh anak bangsa," tuturnya.
Baca Juga: Cek Kesehatan Gratis Jadi Daya Tarik di Imlek Festival 2577 Lapangan Banteng
Perayaan Imlek 2026 ini juga sangat istimewa karena dirayakan bersamaan dengan bulan Ramadan, bulan yang suci bagi umat Islam. Dia menegaskan bahwa ini merupakan wajah asli bangsa Indonesia, yang menampilkan keberagaman dan kerukunan.
"Perayaan Imlek tahun ini memiliki makna yang sangat dalam, Imlek hadir berdambingan dengan bulan suci Ramadan umat Islam. Ini adalah wajah asli Indonesia, berbeda tapi rukun, beragam tapi satu tujuan," ungkapnya.
Sebagai informasi, Imlek Festival 2577 yang digelar pada 22 Februari hingga 3 Maret 2026 ini menghadirkan berbagai elemen budaya yang memperlihatkan kekayaan Nusantara. Di acara ini terdapat pasar kuliner, seni, museum akulturasi budaya, dan sejumlah pertunjukkan yang menarik pengunjung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









